padangtime.com – Universitas Ekasakti (UNES) Padang sukses menjadi tuan rumah Seminar Nasional dan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Padma Ksatria XV. Perhimpunan Organisasi Profesi Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Indonesia (POPMASEPI) menginisiasi kegiatan tingkat nasional tersebut pada 15–18 Juni 2026.
Ratusan mahasiswa pertanian dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mengikuti kegiatan ini. Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumatera Barat, Ir. Afniwirman, membuka acara secara resmi di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Padang.
Perkuat Kepemimpinan dan Inovasi Pertanian
Panitia mengusung tema “Integrasi Kepemimpinan, Teknologi, dan Bisnis Pertanian Berkelanjutan untuk Mendukung Ketahanan Pangan”. Melalui tema tersebut, peserta memperoleh bekal untuk menghadapi tantangan sektor pertanian modern sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan pertanian nasional.
Forum ini menekankan pentingnya sinergi antara kepemimpinan, teknologi, dan bisnis pertanian berkelanjutan. Kepemimpinan yang adaptif dapat mendorong lahirnya inovasi teknologi tepat guna. Di sisi lain, bisnis pertanian berkelanjutan mampu meningkatkan produktivitas tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu merumuskan solusi nyata bagi berbagai persoalan pangan di masa depan.
Ketua Panitia LKMM Padma Ksatria XV menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa LKMM bertujuan melahirkan pemimpin muda yang progresif, adaptif, dan memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan sektor agraria.
“Kami berterima kasih kepada pihak universitas dan seluruh mitra yang telah mendukung. Melalui LKMM Padma Ksatria XV, kami berharap dapat mencetak calon pemimpin masa depan yang siap menjawab tantangan pembangunan pertanian di Indonesia,” ujarnya.
UNES Dorong Kolaborasi Nasional
Civitas akademika Universitas Ekasakti memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Rektor Universitas Ekasakti, Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd., mengapresiasi Fakultas Pertanian yang berhasil menghadirkan forum berskala nasional tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk bertukar gagasan, memperluas jejaring, dan merumuskan solusi terkait isu ketahanan pangan.
Ia menilai sinergi antara kepemimpinan mahasiswa, penguasaan teknologi modern, dan pengembangan agribisnis berkelanjutan menjadi langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang unggul serta mampu bersaing secara global.
Acara pembukaan juga dihadiri pimpinan Universitas Ekasakti, Dekan Fakultas Pertanian, para ketua program studi, akademisi, praktisi pertanian, serta delegasi mahasiswa agribisnis dari berbagai daerah.
POPMASEPI Apresiasi Komitmen Kampus
Dewan Pimpinan Pusat POPMASEPI turut mengapresiasi komitmen Universitas Ekasakti dalam mendukung gerakan mahasiswa. Ketua Umum DPP POPMASEPI, Farhan Nauval Najib, menilai dukungan kampus terhadap kegiatan positif mahasiswa layak menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya.
“Kami mengapresiasi dukungan penuh dari birokrasi kampus. Komitmen dan semangat kolaborasi Universitas Ekasakti akan kami bagikan kepada seluruh kader POPMASEPI di berbagai wilayah Indonesia,” katanya.
Bekal untuk Kemajuan Pertanian Indonesia
Selama empat hari, peserta mengikuti seminar nasional, pelatihan kepemimpinan, diskusi kelompok terpumpun, forum kajian isu strategis pertanian, serta program penguatan kapasitas organisasi.
Panitia merancang seluruh rangkaian kegiatan untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan daya pikir strategis mahasiswa dalam menghadapi dinamika agribisnis masa depan.
Salah seorang delegasi berharap kegiatan ini menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya petani.
“Kami berharap ilmu, pengalaman, serta keterampilan manajerial yang diperoleh selama empat hari ini dapat diterapkan di daerah masing-masing. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan petani lokal dan mendorong kemajuan pertanian Indonesia,” ujarnya.
Penyelenggaraan LKMM Padma Ksatria XV menunjukkan kuatnya solidaritas mahasiswa pertanian Indonesia. Melalui forum ini, mereka menegaskan komitmen untuk mengambil peran dalam mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan nasional. (pt)

















