Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengingatkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak lalai dalam menjaga kualitas makanan untuk siswa, Senin (21/9/2026).
Muharlion menegaskan, pengelola SPPG harus memperhatikan kebersihan bahan baku, proses memasak hingga waktu pengantaran makanan. Menurutnya, setiap tahapan membutuhkan pengawasan ketat agar makanan tetap aman saat diterima siswa.
“Berhati-hati menyajikan makanan atau timing waktu dari memasak sampai pengantaran. Karena di situ ada jamnya. Kalau sudah lewat jam, bisa keracunan anak-anak. Ini yang penting!” tegas Muharlion.
Selain waktu penyajian, ia meminta kepala SPPG dan tenaga gizi melakukan pengawasan secara konsisten. Mereka harus memastikan bahan baku memenuhi standar dan proses pengolahan berlangsung secara higienis.
Muharlion juga mengingatkan investor agar tidak mengabaikan prosedur keamanan pangan demi mengejar keuntungan. Sebab, kelalaian yang memicu keracunan dapat menimbulkan konsekuensi serius.
Menurutnya, pelanggaran berat dapat berujung pada sanksi, termasuk penghentian sementara hingga pencabutan izin sesuai ketentuan yang berlaku.
“Ujung-ujungnya yang rugi adalah para investor. Kalau disuspen atau dicabut izinnya, belum balik modal sudah ditutup. Tapi yang paling kasihan adalah anak-anak kita yang jadi korban. Trauma itu dampaknya besar,” katanya.
Karena itu, Muharlion meminta seluruh SPPG memperketat pengawasan agar program pemenuhan gizi berjalan aman dan tidak menimbulkan masalah bagi siswa. (Zamri Yahya/pt)
#viral #trending #fyp #muharlion #dprdpadang #padangtime













