AYO MEMBACA !!

BERITA TERBARU

Webinar Kemenkominfo di Solok, Bahas Tips Sukses Belajar Online dengan Kemampuan Literasi Digital

PadangTIME.com SOLOK – Sumber pengetahuan di era digital, kini tak hanya bisa diperoleh melalui buku-buku di perpustakaan. Kemajuan teknologi digital juga merevolusi cara belajar dan sumber pengetahuan. Dengan gawai di tangan, transfer pengetahuan terjadi secara cepat dan mudah.

Untuk meningkatkan kompetensi literasi digital sehingga sukses belajar online, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, akan menggelar webinar literasi digital untuk komunitas pendidikan di Kota Solok, Kamis (14/3) pagi, pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini akan diikuti secara nobar oleh kalangan pendidik dan siswa dari sejumlah sekolah di Kota Solok.

Mengusung tema ”Sukses Belajar Online dengan Kemampuan Literasi Digital”, webinar rencananya akan menghadirkan tiga narasumber. Mereka adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Solok Irsyad, praktisi pendidikan Anggraini Hermana, dosen sekaligus founder Kopikir Diri Mohammad Yahdi, dan Nur Choirul Afif selaku moderator.

”Webinar ini dapat diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/RegPendidikanSumatera1403. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan hadiah e-money sebesar Rp 1.000.000.- untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya kepada awak media, Rabu (13/3).

Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, banyak manfaat dapat diperoleh dari penggunaan teknologi digital. Salah satunya, dapat membantu individu beraktivitas bisnis hingga menghasilkan cuan, membantu proses belajar mengajar, dan lainnya.

”Meski begitu, ada persoalan ketakutan untuk memulai dengan hal baru pada masyarakat kita. Selain itu, juga ada persoalan rendahnya niat untuk memulai hingga ketidaktahuan apa yang akan dilakukan,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.

Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kota Solok ini, merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemenkominfo. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.

Hingga akhir 2023, tercatat sebanyak 24,6 juta orang telah mengikuti program peningkatan literasi digital yang dimulai sejak 2017. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia sampai dengan akhir 2024,” tambah Kemenkominfo.

Tahun ini, program #literasidigitalkominfo mulai bergulir pada Februari 2024. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.

”Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman,” tutur Kemenkominfo.

Kecakapan digital menjadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.

Mengutip survei yang dirilis APJII, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 menyentuh angka 79,5 persen. Dibandingkan dengan periode sebelumnya, ada peningkatan 1,4 persen. Terhitung sejak 2018, penetrasi internet Indonesia mencapai 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01  persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemenkominfo.

Informasi lebih lanjut terkait literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini