Genius Umar Tinjau “Kampung Perikanan Budidaya”di Desa Cubadak Air

0
425
Padang TIME – Walikota Pariaman, Genius Umar, tinjau Kampung Perikanan Budidaya Lele di Desa Cubadak Air, Kecamatan Pariaman Utara, Sabtu (4/6).
Desa Cubadak Air merupakan salah satu Desa di Kota Pariaman, yang ditetapkan sebagai penerima bantuan “Kampung Perikanan Budidaya”, dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
“Untuk Desa Cubadak Air ini, diterima oleh Kelompok Pembudidaya Ikan, yang diketuai oleh Bayu, pemuda milenial sukses membuat Bioflok dalam pembudidayaan lele, dan hasil panen lelenya bahkan telah merambah sampai ke Pekanbaru, Riau,” ujarnya.
Genius mengatakanbahwa pemerintah akan membantu apabila pemuda dan masyarakatnya bergerak atau telah memulai, dan ini yang kita lakukan di Desa Cubadak Air ini, dimana milenial pemudanya sangat aktif, kita tidak menginginkan bantuan ini diberikan kepada orang yang belum berpengalaman, yang nantinya kemungkinan gagalnya tinggi.
“Dibawah komando Bayu ini, pemuda dan masyarakatnya sangat aktif, sehingga dengan usaha mereka yang telah dirintis, kita tambah lagi dengan bantuan dari DJPB KKP RI, berupa 6 buah Bioflok baru, dengan sarana serta pra sarananya, mulai dari bibit, pakan sampai bangunanya,” tukasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Pariaman, Dasril, mengatakan bahwa Kota Pariaman mendapatkan banyak bantuan dari Pemerintah pusat di Tahun 2022 ini, salah satunya adalah bantuan Kampung Perikanan Budidaya ini.
“Untuk Kampung Perikanan Budidaya, Kota Pariaman ada 4 Desa yang mendapatkan bantuan ini, dan telah di SK kan oleh KKP RI, melalui Keputusan Menteri (Kepmen) KP dengan nomor 16 Tahun 2022, yaitu Desa Cubadak Air, Desa Cubadak Air Utara, Desa Tungkal Utara dan Desa Tungkal Selatan,” ungkapnya.
Dasril mengatakan dengan adanya bantuan Kampung Perikanan Budidaya ini, kiranya dapat dimanfaatkan secara maksimal, baik oleh kelompok Pokdakan penerima, maupun warga sekitar, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat, kita jadikan sebagai benteng ketahanan pangan kita dibidang perikanan, ulasnya.
“Kita juga mendapatkan bantuan kawasan pertanian terpadu atau ‘intergrated farming’, Kampung Buah, seperti Duren dan Alpukat di beberapa Desa, juga bantuan Bibit Jahe dan Jagung, Bantuan bibit ikan Nila dan Lele, Bantuan Ayam dan Sapi, dan beberapa bantuan lainya, dari beberapa Kementerian yang ada di Pusat,” tutupnya. (pt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini