Padang TIME | Tim Riset Penelitian World Class University (WCU) saat ini tengah melakukan kerjasama dengan Pusat Penelitian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Kyoto University, Jepang (16/2).

Riset yang berjudul Ground Motion Attenuation Equation ini berupaya untuk menghasilkan persamaan rumus untuk memprediksi kekuatan gempa dimanapun di Indonesia.
Saat dihubungi oleh HUMAS UNP, Ketua Tim Riset Prof. Rusnardi Rahmat Putra, S.T., M.T., Ph.D.Eng. menjelaskan bahwa hingga saat ini Indonesia belum memiliki persamaan rumus tersebut. Oleh karena itu, riset ini menjadi sangat penting mengingat Indonesia memiliki resiko potensi gempa yang cukup besar.
“Penelitian ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan data-data dari BMKG. Rencananya, di akhir bulan Februari ini BMKG akan mengirimkan staf ke UNP untuk bersama-sama menganalisis data yang ada”, papar Prof. Rusnardi.
Selanjutnya, Prof. Rusnardi bersama tim  diminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk menyusun Peta Kajian Resiko Bencana untuk Kabupaten Pasaman Barat.
Menurutnya, ini salah satu prestasi UNP di dunia sains, karena selama ini UNP belum pernah diminta untuk menyiapkan dokumen-dokumen kebencanaan.
Dengan adanya permintaan  menunjukkan bahwa UNP dinilai telah memiliki expertise kebencanaan yang lengkap
baik mengenai banjir, likuefaksi, gempa, tsunami dan lain-lain.
Selain Tim Riset yang dipimpin oleh Prof. Rusnardi juga saat ini diminta untuk menganalisis kejadian gempa Cianjur. Ia berharap semoga berbagai kegiatan tersebut dapat memberikan kontribusi untuk dunia riset dan untuk UNP.
(pt)
bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini