102 Santri Generasi XII SDIT Mutiara Pariaman Wisuda Tahfidz

0
398

padangtime.com – Sebanyak 102 santri SDIT Mutiara Kota Pariaman mengikuti Wisuda Tahfiz dan Akhirussanah Generasi XII Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balaikota Pariaman, Sabtu (6/6), dan dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi.

Dalam sambutannya, Mulyadi mengungkapkan rasa bangga dan haru karena ratusan siswa sekolah dasar mampu menghafal juz-juz Al-Qur’an dengan baik. Menurutnya, pencapaian itu sejalan dengan program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pariaman, yakni satu rumah satu hafiz.

“Melihat 102 anak-anak kita yang mengikuti wisuda tahfiz hari ini menjadi optimisme besar bagi masa depan Kota Pariaman. Mereka bukan hanya kebanggaan orang tua, tetapi juga aset berharga daerah yang akan membawa keberkahan. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung lembaga pendidikan yang fokus membentuk karakter berbasis Al-Qur’an,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Kota Pariaman tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas secara intelektual. Selain itu, daerah juga memerlukan generasi yang memiliki iman kuat, berakhlak mulia, dan mencintai Al-Qur’an. Oleh sebab itu, program yang dijalankan SDIT Mutiara menjadi investasi penting untuk masa depan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Mulyadi juga berpesan kepada para santri agar terus menjaga hafalan dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

“Wisuda hari ini bukan akhir dari semuanya. Sebaliknya, ini merupakan awal perjalanan panjang. Jangan pernah bosan murajaah atau mengulang hafalan. Jaga salat dan jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Selanjutnya, teruslah melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan membawa nama baik almamater serta kebanggaan orang tua,” pesannya.

Pendidikan Karakter dan Spiritual Berjalan Seimbang

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, mengatakan SDIT Mutiara tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik. Namun, sekolah tersebut juga berhasil menyeimbangkan pendidikan karakter dan nilai-nilai spiritual melalui program Tahfiz Al-Qur’an.

Baca Juga  Kebut Pembangunan RSUD Sadikin dan Sanitasi Desa, Pemkot Pariaman dan DPR RI Salurkan Bantuan Sanitasi Rp100 Juta

Menurut Hertati, para santri telah membuktikan bahwa menjadi hafiz dapat dicapai melalui ketekunan, disiplin, dan bimbingan yang tepat.

“Hari ini, 102 santri SDIT Mutiara membuktikan bahwa menjadi seorang hafiz bukan sesuatu yang mustahil. Memang, tantangan pendidikan saat ini semakin kompleks. Akan tetapi, berkat kesabaran, keikhlasan, dan profesionalisme para guru, anak-anak kita mampu tumbuh menjadi generasi yang siap melanjutkan pendidikan dengan bekal Al-Qur’an di dalam dada mereka. Karena itu, perjuangan para guru menjadi pilar utama kemajuan pendidikan di Kota Pariaman,” katanya.

Selain mengapresiasi para guru dan santri, Hertati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Kota Pariaman yang maju, religius, dan berbudaya melalui penguatan pendidikan dasar berbasis Al-Qur’an.

“Selamat berwisuda dan selamat melanjutkan perjuangan. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi langkah kita semua,” tutupnya. (Dewi Lestari)

* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini