Sekdako Pariaman Buka Rakor dan Evaluasi Pelaksanaan DAK dibidang Kesehatan

0
1389

Padang TIME | Kesehatan adalah ujung tombak untuk mewujudkan manusia
yang berkualitas. Tidak hanya Kota Pariaman tapi pemerintah pusat pun sudah mencanangkan  bahwa kesehatan menjadi upaya transformatif menuju Indonesia Emas tahun 2045.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Yota Balad saat membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi Lintas Program dan Lintas Sektor Sektor Bidang Kesehatan Tahun 2023 yang dilaksanakan selama dua hari di Hotel Grand Basko Padang, Kamis (14/12/2023) malam.

Kegiatan yang dihadiri oleh lintas program dan lintas sektor terkait tersebut dilaksanakan guna membahas permasalahan kesehatan yang ada di Kota Pariaman, dengan  narasumber Kepala Bappeda, Badan Keuangan Daerah
dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar.

Yota Balad menegaskan, bahwa dalam kesehatan tidak hanya menjadi
tanggung jawab dinas kesehatan saja namun harus didukung oleh lintas
sektor terkait.

Sebelumnya DAK Dinas Kesehatan Kota Pariaman itu senilai 11 miliyar
dan alhamdulillah pada tahun 2024 akan meningkat menjadi 20 miliyar .

Pemko Pariaman  telah meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC), dimana kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat Kota Pariaman mencapai minimal 99,6% dari sekitar 98 ribu jiwa total penduduk Kota Pariaman.

Kota Pariaman telah mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) atau stop Buang Air Besar Sembarangan hingga 100 persen, sehingga tidak ada lagi WC terpanjang di Kota Pariaman.

“Deklarasi ODF ini merupakan perwujudan dari perilaku hidup sehat. Keberhasilan ODF 100 % tidak terlepas dari kerja sama OPD dilingkungan Pemko Pariaman mulai dari dinas sampai ke desa dan kelurahan ,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk percepatan realisasi dana DAK. Dana ini harus terintegrasi dengan sektor lainnya seperti PKK, Dinas Dikpora Kota Pariaman, dll.

“Kegiatannya seperti imunisasi, posyandu, Iva test, stunting, penanganan penyakit menular dan tidak menular, germas dan lain sebagainya ,” imbuhnya.

Harapan dapat meningkatkan sinergitas program dan kegiatan di Dinas Kesehatan Kota Pariaman , tutupnya.  (pt)

bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini