padangtime.com – Polda Sumatera Barat menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan para ulama melalui keikutsertaan dalam Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Sabtu (11/7/2026), dan menghadirkan unsur pemerintah, Forkopimda, serta tokoh agama.
Mewakili Kapolda Sumbar, Wakapolda Sumbar menghadiri agenda itu bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Selain itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, pengurus MUI Pusat, dan pengurus MUI Sumbar turut mengikuti pembukaan Musda.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menegaskan kehadiran kepolisian menjadi bentuk dukungan terhadap peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, ulama memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui dakwah yang menyejukkan serta penyampaian nilai-nilai moral di tengah masyarakat.
Selain memperkuat komunikasi, kerja sama antara Polda Sumbar dan MUI juga menjadi langkah preventif untuk menghadapi berbagai persoalan sosial keagamaan. Karena itu, Polda Sumbar berharap hubungan yang selama ini terjalin semakin erat melalui kepengurusan baru hasil Musda.
Susmelawati juga menyampaikan harapan agar Musda menghasilkan keputusan yang mampu memperkokoh ukhuwah Islamiyah sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Ranah Minang. Di samping itu, implementasi nota kesepahaman mengenai penanganan perkara keagamaan serta penyediaan saksi ahli diharapkan berjalan semakin optimal.
Musda turut dihadiri Wakil Sekjen MUI Pusat Bidang Hukum Dr. M. Ihsan Tanjung, Ketua Umum MUI Sumbar Buya Dr. H. Zulkarnain, serta jajaran pengurus MUI lainnya. Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, dan mencerminkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan para tokoh agama.
(Red)

















