Bukan Sekadar Festival, Alek Nagari Jadi Mesin Baru Penggerak Ekonomi Padang

0
673
padangtime.com – Pemerintah Kota Padang menjadikan budaya sebagai salah satu pilar pembangunan daerah dengan mengintegrasikan tradisi, ekonomi kreatif, dan pengembangan gastronomi berbasis kearifan lokal. Karena itu, pemerintah terus mendorong agar warisan budaya tidak hanya lestari, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan memperkuat sektor pariwisata.

Komitmen tersebut terlihat dalam Festival Alek Nagari Nan XX ke-III di Komplek Kehakiman Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Sabtu (11/7/2026). Melalui kegiatan ini, pemerintah, lembaga adat, pelaku UMKM, dan masyarakat berkolaborasi menghidupkan tradisi Minangkabau sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan pelestarian budaya harus melibatkan masyarakat agar nilai-nilai adat tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi muda. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangkitkan kembali batang tarandam dan mengembalikan sirih ke gagang, pinang ke tampuknya. Semangat kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita jaga,” ujarnya.

Selain itu, Pemko Padang bersama DPRD telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Minangkabau. Regulasi tersebut menjadi dasar pengembangan program pelestarian budaya secara berkelanjutan.

Sementara itu, festival menghadirkan bazar UMKM, promosi kuliner Minangkabau, makan bajamba, batagak gala, marandang, dan malamang. Ketua Umum Pelaksana James Hellyward menjelaskan kegiatan ini juga mendukung langkah Kota Padang menuju Gastronomy City UNESCO. Dengan demikian, budaya, UMKM, dan pariwisata saling menguatkan sehingga mampu menciptakan pembangunan daerah yang berkelanjutan sekaligus menjaga jati diri Minangkabau.

(Charlie)
* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini