padangtime.com – Pemerintah Kota Padang mempertegas arah pembangunan menuju Kota Pintar (Smart City) dan Kota Sehat setelah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-13 kali berturut-turut.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan hal itu saat memimpin rapat koordinasi bulanan bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir di Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (15/6/2026).
Fadly mengapresiasi seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang berhasil mempertahankan predikat WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
“Capaian ini menjadi bukti komitmen seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Bidik 10 Besar Kota Pintar
Fadly menegaskan bahwa keberhasilan administrasi harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Karena itu, ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat sinergi dan mempercepat digitalisasi layanan.
Pemko Padang menargetkan masuk 10 besar Kota Pintar terbaik di Indonesia. Selain itu, pemerintah kota juga membidik penghargaan Swasti Saba Wistara atau kategori emas dalam penilaian Kota Sehat nasional.
Menurut Fadly, program unggulan seperti Smart Surau, Padang SIGAP, Padang Amanah, dan Padang Melayani menjadi fondasi utama untuk mencapai target tersebut.
Perketat Pengawasan Infrastruktur
Dalam rapat itu, Fadly juga menyoroti sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan meski baru selesai dibangun. Ia meminta dinas terkait memperkuat pengawasan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan proyek.
“Setiap pembangunan harus memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui penguatan tata kelola, digitalisasi layanan, dan pembangunan berkualitas, Pemko Padang optimistis dapat mewujudkan kota yang modern, sehat, dan berdaya saing.
(Charlie)














