Pembibitan Bambu Untuk Ditanam di Tepi Sungai Seluas 78,86 Hektar

0
493
Dua desa di Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai di Desa Madobag dan pembibitan bambu Matotonan binaan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Mentawai, di pembibitan tersebut terdapat 8 kelompok di dua desa.
“Saat ini warga sudah mulai membangun gubuk-gubuk kecil untuk pembibitan bambu, selain itu ada juga yang sudah membudidayakan dalam bentuk polybag. Bambu yang ditanam adalah bambu lokal yang sudah ada.
Setahu saya baru enam Dusun sudah melakukan pembibitan, sedangkan dusun lain menolak dan kami tidak tahu kenapa ditolak, karena program ini masih program desa,” kata Kepala Desa Madobag Yohannes Tasirikeru, Rabu (20/7/2022).
Kata Yohannes, bambu yang ditanam bertujuan untuk reboisasi hutan dan sungai. Penanaman dimulai dari Dusun Mangorut sampai di Desa Matotonan. Lokasi penanamannya di sepanjang sungai sejauh 50 meter dari tepi sungai.
Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Mentawai Sihol Simanihuruk mengatakan, tahun ini ada dua desa pengembangan bibit bambu yakni, Desa Madobag dan Desa Matotonan. Untuk kelompoknya ada 7 kelompok di Desa Madobag dan 1 kelompok di Desa Matotonan.
‘’Yang sudah dilakukan di lapangan akhir Juni sampai dengan awal Juli sudah dilakukan pembuatan rumah bibit, dan media tanam, setelah rumah bibit dan media tanam baru dilakukan pembibitan. Sesuai dengan sumber pendanaannya senilai Rp4 miliar fungsinya untuk reboisasi hutan dan lahan (RHL) di sepanjang kanan sungai sesuai dengan petunjuk dari kehutanan,” katanya.
Dana Rp4 miliar kata Sihol, itu diperuntukkan membeli alat-alat yang dibutuhkan untuk membuat rumah bibit, gergaji, cangkul, upah lain-lain dan kemungkinan itu masih kurang.
Luas lahan penanaman bambu untuk Desa Matotonan seluas khususnya Dusun Kinikdok 11,2 hektar dengan jumlah bibit 4.570 bibit.
Untuk Desa Madobag dibagi beberapa dusun yakni, Dusun Ugai seluas lahan 7, 1 hektar, dengan jumlah bibit 2.939, Dusun Sereming seluas 9,3 hektar dengan kebutuhan bibit 2.669 hektar, Dusun Malabbaet seluas 5,17 hektar jumlah bibit 1.481, Dusun Madobag 3,12 hektar jumlah bibit 895, Dusun Kulukubuk seluas 4,18 hektar jumlah bibit 1.672), Dusun Malelet seluas 10 hektar jumlah bibit 4.040, Dusun Mangorut seluas 28,8 hektar jumlah bibit 7.344 , jadi luas untuk penanaman bambu 78,86 hektar dan jumlah bibit yang dibutuhkan sebanyak 25.683.
(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini