“Pelatihan Digital Marketing bagi Pelaku UMKM di Kamang Mudiak” dalam Rangka Nagari Membangun Universitas Andalas

0
7980
ads

Oleh: Asniati Bahari

         Tim Pengabdi Nagari Membangun Universitas Andalas.

PadangTIME.com – Tim pelaksanaan pengabdian Universitas Andalas dalam program membangun Nagari Kamang Mudiak yang diketua oleh diketuai oleh Assoc. Prof. Dr. Asniati, S.E., MBA., Ak., CA., CSRS.,CSRA bersama anggota tim yang terdiri dari Dr.Khairil Anwar, M.Si, Devi YuliaRahmi, S.E.,M.Sc, dan Jefril Rahmadoni, S.Kom., M.Kom melaksanakan pelatihan digital marketing untuk pelaku UMKM di Nagari Kamang Mudiak. Pelaksanaan pelatihan bertempat di Pusat Pelatihan Kewira usahaan, Harba Zumfakeya, Kampung Baru, Nagari Kamang Mudiak, kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam pada tanggal 24 November 2021. Pelaksanaan pelatihan ini di buka oleh Ketua DPRD Agam, Bapak Dr.Novi Irwan, S.Pd., M.M.

Pada kegiatan pelatihan ini yang menjadi nara sumber dari timpengabdi Universitas Andalas sendiri yakni Devi YuliaRahmi, S.E., M.Sc dan Jefril Rahmadoni, S.Kom., M.Kom.Pada agenda ini disampaikan beberapa hal pertama tentang makna digital marketing, kedua apa perbedaan antaradigital marketing dengan tradisional marketing, ketiga tentang jenis-jenis digital marketing dan praktek digital marketing secara keseluruhan.

Saat ini digital marketing menjadi solusi bagi para pelaku UMKM dalam memasarkan produknya. Digital marketing sendiri merupakan pemasaran barang atau jasa yang ditargetkan, terukur, serta interkatif dengan menggunakan teknologi digital untuk menjangkau banyak konsumen. Tujuan digital marketing adalah untuk menarik konsumen dan calon konsumen secara cepat. Digital marketing memiliki perbedaan dengan tradisional marketing. Digital marketing dilakukans ecara ekslusif melaluis aluran digital, seperti media sosialhinggawebsite, sementara itu tradisional marketing cenderung menggunakan media atausaluran yang bersifat tradisional. Selain itu dalam digital marketing jangkauan konsumen lebih luas serta adanya interaks langsung dengan konsumen. Di sisi lain tradisional marketing lebih mudah dimengerti serta bersifat permanen.
Digital marketing sendiri memiliki keunggulan, sehingga lebih dipilih menjadi solusi terbaik dalam pemasaran produk atau jasa UMKM. Beberapa keunggulannya, efisiensibiaya, dibandingkan dengan pemasaran tradisional, pemasaran digital memiliki biaya yang jauh lebih rendah dan dalam banyak kasus situs web dapat menghasilkan lalulintas bahkan secara gratis.

Interaktivitas, pengguna online dapat memilih kapan memulai kontak dan berapa lama.Efek pemberdayaan salah satu keuntungan pemasaran online terkait dengan efek pemberdayaannya terutama pada usaha kecil.Audiens tak terbatas,web misalnya dapat menjangkau seluruh dunia,tetapi jika perlu juga memungkinkan untuk menyesuaikan kampanye digital untuk menjangkau jaringan lokal.Durasi, informasi online tersedia secara permanen. Pendekatan pengguna aktif, konten online yang ditawarkan kepada pengguna secara berkelanjutan, dan mereka memilih untuk mengkonsumsinya atau  tidak.

Dialog pengguna,pemasaran online memungkinkan kolaborasi antarapengguna dan memberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat mereka mengenai produk/layanan.Kontenyang kaya,pemasaran digital menawarkan konten yang praktis tidak terbatas dan juga kemungkinan untuk memperbarui konten dengan mudah bila diperlukan. Mudahberadaptasi, mudah untuk mengubah konten online berdasarkan umpan balik pengguna. Dan personalized pemasaran digital mampu membuat penawaran dan program yang dapat disesuaikan atau dipersonalisasi berdasarkan profil atau perilaku konsumen dan preferensimereka.

Kegiatan pelatihan digital marketing ini diikuti oleh 26 orang peserta yang terdiri dari pelaku UMKM di Nagari Kamang Mudiak yang telah memiliki usaha dan produk untuk dipasarkan. Peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini.Turut hadir pada saat pembukaan Ibu Yasinta dari Penanaman Nasional Madani (PNM), H. Muhamad Kasni, S.Pd, Ketua Umum HIPMIKIMDO Sumatera Barat, Drs.Dedi Asmar, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten Agam dan Drs. H. Edison Dt. Ampanajang, Wali Nagari KAmang Mudiak. Diharapkan dengan kemahiran mereka di dalam mempromosikan produk mereka melalui jaringan sosial, akan dapat meningkatkan volume penjualan produk mereka sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Insya Allah… Aamin YaRabbalAlamin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini