Jadi Lahan Cuan, PT Semen Padang Dorong Budidaya Maggot di Padayo

0
17093

Kawasan Padayo, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, dipersiapkan sebagai sentra budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF). PT Semen Padang bersama masyarakat memulai persiapan melalui sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah organik, Selasa (15/9/2026).

Program tersebut menawarkan solusi pengelolaan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga yang mayoritas bekerja sebagai petani, peternak, dan pembudidaya ikan.

Dosen Departemen Biologi FMIPA Universitas Andalas, Dr. Resti Rahayu, menjelaskan maggot memiliki berbagai produk turunan bernilai ekonomi. Selain larva segar, telur maggot juga dapat masyarakat kembangkan sebagai komoditas.

“Telur maggot dapat dijual sekitar Rp5.000 per gram. Jika satu kilogram, nilainya sekitar Rp5 juta,” ujarnya.

Selain itu, warga dapat memanfaatkan kasgot, yakni residu organik hasil proses pencernaan larva, sebagai pupuk tanaman. Ketua Asosiasi Maggot Kota Padang (Agodang) Andi Ilham mengatakan kasgot juga telah dimanfaatkan pada lahan pertanian di Ngalau, Batu Gadang.

Menurutnya, Agodang mendapat target membantu mengolah sekitar 10 persen sampah basah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir Kota Padang. Untuk itu, Agodang menggandeng hotel, restoran, dan rumah sakit sebagai sumber sampah organik.

Sementara itu, Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan perusahaan berencana membangun sentra maggot di Padayo sebagai tempat produksi sekaligus edukasi.

Ke depan, pengelola dapat mengintegrasikan maggot dengan usaha ikan, ternak, dan pertanian. Dengan demikian, masyarakat bisa mengolah sampah menjadi pakan sekaligus pupuk secara mandiri.

#viral #trending #fyp #sumbar #padang #padangtime

Baca Juga  Menelusuri Jejak Leluhur, Perempuan Asal Belanda Marlou Geraedts Berkunjung ke PT Semen Padang
* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini