padangtime.com – Bukittinggi – Anggota Komisi V DPRD Sumatera Barat, Yesi Endriani, menegaskan pentingnya peran guru dalam mendeteksi dan mendampingi persoalan kesehatan mental siswa di sekolah.
Yesi menyampaikan hal itu saat kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Wali Kelas Angkatan II di Bukittinggi, Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mental remaja.
Menurut Yesi, guru tidak hanya mengajar di kelas. Guru juga menjadi sosok yang paling dekat dengan siswa dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Karena itu, guru perlu mampu mengenali perubahan perilaku dan kondisi psikologis siswa sejak dini.
“Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga mampu mengenali perubahan perilaku siswa. Guru juga menjadi tempat pertama bagi siswa untuk merasa didengar. Dengan pengetahuan tentang deteksi dini depresi dan berbagai persoalan psikologis, guru dapat memberikan pendampingan yang tepat dan penuh empati,” ujar Yesi.
Politisi Partai Demokrat itu menilai kesehatan mental remaja merupakan isu yang harus mendapat perhatian serius. Menurutnya, sekolah memegang peran penting dalam membentuk karakter dan ketahanan mental generasi muda.
Karena itu, Yesi menegaskan sekolah tidak bisa bekerja sendiri dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Ia mendorong kolaborasi antara keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Generasi yang sehat, cerdas, dan ceria lahir dari lingkungan yang peduli. Kolaborasi sekolah, keluarga, tenaga kesehatan, dan pemerintah menjadi kunci menciptakan ruang belajar yang aman dan nyaman bagi setiap anak,” katanya.
Yesi berharap Bimtek Guru Wali Kelas Angkatan II memberi manfaat nyata bagi para pendidik. Ia menilai kegiatan tersebut dapat membantu guru mendampingi siswa saat menghadapi berbagai tantangan sosial dan psikologis.
Ia juga optimistis peningkatan kapasitas guru akan membantu mencetak generasi muda yang lebih tangguh, bahagia, dan siap menghadapi masa depan.
“Semoga Bimtek Angkatan II ini menjadi langkah nyata untuk mempersiapkan generasi muda yang lebih kuat, sehat secara mental, dan mampu menyongsong masa depan dengan optimisme,” tutupnya. (*)

















