Warisan Budaya Tanah Datar Mendunia, Shadiq Pasadigoe Soroti Potensi Pacu Jawi

0
264

Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai NasDem, M. Shadiq Pasadigoe, mendorong pemerintah pusat memberikan perhatian lebih serius terhadap tradisi Pacu Jawi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Ia berharap pemerintah memasukkan tradisi tersebut dalam agenda event nasional secara berkelanjutan.

Menurut Shadiq, Pacu Jawi bukan sekadar perlombaan tradisional, tetapi juga warisan budaya Minangkabau yang menyimpan nilai sejarah, filosofi, sosial, dan ekonomi. Bahkan, tradisi ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 2020.

Pacu Jawi kembali digelar Sabtu (31/10/2026) di Koto Hiliang, Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab, Tanah Datar.

Shadiq menjelaskan, tradisi yang berawal dari kebiasaan petani setelah panen tersebut mengajarkan filosofi penting tentang berjalan lurus. Dalam perlombaan ini, keberhasilan tidak hanya bergantung pada kecepatan sapi, tetapi juga kemampuannya berlari lurus di lintasan berlumpur.

“Pacu Jawi mengajarkan kebersamaan, sportivitas, kesabaran, kerja keras, dan pentingnya berjalan lurus dalam mencapai tujuan,” ungkap Shadiq di Padang, Jumat (30/10/2026).

Karena itu, ia meminta Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Pariwisata memperkuat promosi, fasilitas kegiatan, dokumentasi budaya, serta pemberdayaan UMKM.

Selain pelestarian budaya, Shadiq juga menyoroti pembangunan rumah masyarakat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Ia menurunkan tim untuk memeriksa kelayakan calon penerima bantuan agar program tepat sasaran.

“Budaya harus kita lestarikan, masyarakat harus kita berdayakan, dan kesejahteraan rakyat harus terus kita perjuangkan,” tutupnya. (Tim Media Shadiq/pt)

#sumbar #padangtime #PacuJawi #TanahDatar #ShadiqPasadigoe

*

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini