Rektor UNP Prof. Ganefri Optimis UNP jadi Universitas Kelas Dunia yang Manpu Melompat Kedepan

0
401

PadangTIME.com – Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar wisuda periode 126 dengan menghadirkan Menteri Kelautan dan Perikanan 2001-2004 yang juga Guru Besar FPIK-IPB University, dan Ketua Umum Masyarakat Akuakultur Indonesia , Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri. MS dengan tema Positioning PTN BH UNP dalam Pembangunan Agro-Maritim sebagai Pengela Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045”. Wisuda ke dua hari ini UNP mewisuda 1121 yang berasal dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Bahasa dan Seni, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Ilmu Keolahragaan, dan Fakultas Psikologi dan Kesehatan.

Rektor UNP, Prof. Ganefri dalam sambutannya di wisuda kedua pasca UNP ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), berharap seluruh wisudawan yang telah meraih gelar akademik sesuai bidang ilmu yang ditempuh, dapat menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan kehidupan bermasyarakat.“Kampus tidak bisa dipisahkan dari masyarakat. Karena keduanya saling bersinggungan, apalagi seiring dengan kondisi ekonomi, sosial dan budaya yang menuntut untuk mempererat hubungan kampus dan masyarakat,” ungkap Prof. Ganefri

Ganefri  mengatakan pada awak media UNP harus manpu melompat kedepan maksudnya UNP tidak boleh meniruh perguruan Tinggi Lainnya seperti Unad, IPB, UI, UNP harus mampu membuat atau menciptakan sesuatu yang baru, dengan meningkatkan  SDM  dari Dosen dan Mahasiswa agar UNP jadi Universitas Unggul di Dunia. UNP saat ini dituntut menjadi Universitas Kelas Dunia. Ditambahkan Ganefri  bahwa Dosen yang Baik itu adalah dosen yang melakukan Penelitian.

Pada saat ini  UNP berusaha meningkatkan mutu dan kualitas dosen dan Mahasiswa dengan melakukan Riset dan Penelitian dan mempublikasikan   tulisan  dari hasil riset dan penelitiannya.

Pada  orasi ilmiahnya Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri. MS menyampaikan Untuk menjadi alumni yang berhasil dan UNP menjadi WCU (World Class University), kita mesti memahami kondisi kehidupan dan status pembangunan bangsa kita saat ini, dan Peta Jalan (Road Map) Pembangunan Bangsa Menuju Indonesia Emas pada 2045. Selain kondisi dan status pembangunan sekarang (existing development status). Peta Jalan Pembangunan Bangsa yang tepat dan benar juga mesti mempertimbangkan potensi dan permasalahan pembangunan, dan dinamika peradaban global. Pemahaman mengenai segenap informasi pembangunan tersebut seyogyanya menjadi dasar bagi para alumni dan UNP pada khususnya, dan rakyat Indonesia pada umumnya, untuk mengidentifikasi dan memetakan kebutuhan pembangunan, jenis pekerjaan (profesi), karakteristik SDM (Sumber Daya Manusia), sistem pendidikan, riset, inovasi, dan informasi yang dibutuhkan untuk masa kini mapun masa depan.

Lebih lanjut, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri. MS berharap supaya UNP dalam membuka PRODI (Program Studi) bahkan Fakultas baru yang relevan dengan IPTEK dan expertise (keahlian) yang dibutuhkan untuk pembangunan Agro-Maritim dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas, paling lambat pada 2045. Adapun Program Studi atau Fakultas baru itu antara lain adalah: Nano-Bioteknologi Kelautan, Coastal and Ocean Engineering, Energi Kelautan, Teknik Perkapalan, Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, Pariwisata Bahari, dan Industry 4.0 Maritim. “Sebagai PT yang berasal dari IKIP, UNP bisa membuka PRODI dan Fakultas baru di bidang kemaritiman diatas melalui jalur Pendidikan untuk para mahasiswa calon guru maupun untuk para mahasiswa untuk profesi non-guru”, Ungkap Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri. MS diakhir orasi ilmiahnya. (Tisna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini