Perumda Padang Kuras Reservoir IPA Taban, Sejumlah Wilayah Alami Gangguan Air Sementara

0
1232

padangtim.com – Perumda Air Minum Kota Padang akan menguras Reservoir Instalasi Pengolahan Air (IPA) Taban pada Kamis, 9 Juli 2026, mulai pukul 21.00 WIB hingga pekerjaan selesai. Kegiatan pemeliharaan rutin ini bertujuan menjaga kebersihan reservoir sekaligus memastikan kualitas air bersih yang didistribusikan kepada pelanggan tetap memenuhi standar pelayanan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau menyiapkan cadangan air sebelum pekerjaan dimulai.

Selama proses pengurasan berlangsung, distribusi air di sejumlah wilayah diperkirakan mengalami penurunan tekanan hingga penghentian sementara. Wilayah terdampak meliputi Sei Lareh, Simpang Lauak Asin, Lumin, Balai Gadang, Sei Bangek, Sawah Laing Balai Baru, Pilakut, Kalumbuk, Gurun Laweh, Gunung Juaro, Surau Gadang, dan sebagian kawasan Siteba.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menegaskan bahwa pengurasan reservoir menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas layanan. Menurutnya, perusahaan memahami gangguan distribusi dapat memengaruhi aktivitas pelanggan. Namun demikian, pemeliharaan berkala harus dilakukan agar kualitas air tetap terjaga dan sistem distribusi semakin andal.

Selain itu, Adhie mengajak masyarakat mendukung proses tersebut dengan menampung air secukupnya sebelum pukul 21.00 WIB serta menggunakan air secara hemat selama pekerjaan berlangsung. Ia juga mengimbau pelanggan tetap tenang dan menunggu proses normalisasi distribusi setelah pemeliharaan selesai sehingga pasokan dapat kembali merata.

Melalui pemeliharaan ini, Perumda Air Minum Kota Padang terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan air bersih yang aman, layak, dan berkelanjutan. Sementara itu, pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Call Center 1500030 atau WA Center 0811669123. (*)

Baca Juga  Perumda Padang Ganti Total Struktur Accelator IPA Gunung Pangilun untuk Jamin Kualitas Air
* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini