Padang TIME – Perumda Air Minum Kota Padang terus mempercepat pemulihan layanan air bersih pascabanjir bandang yang merusak fasilitas pengolahan air. Selanjutnya, perusahaan menjadwalkan pengurasan reservoir di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun pada Jumat, 10 Juli 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai sebagai bagian dari pemeliharaan rutin sekaligus upaya meningkatkan kualitas air bagi pelanggan.
Selama pekerjaan berlangsung, Perumda menghentikan sementara operasional IPA Gunung Pangilun. Akibatnya, distribusi air ke wilayah pelayanan pusat Kota Padang akan terhenti sementara. Karena itu, pelanggan diimbau menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai.
Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa pengurasan reservoir berperan penting menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan. Menurutnya, pembersihan endapan lumpur dan material halus di dalam reservoir membuat air yang didistribusikan lebih jernih, higienis, dan sesuai standar.
Selain itu, Adhie mengakui masih adanya keluhan masyarakat terkait air keruh di beberapa kawasan. Namun, kondisi tersebut muncul akibat kerusakan infrastruktur IPA Gunung Pangilun dan meningkatnya kekeruhan air baku Sungai Batang Kuranji setelah banjir bandang.
Meski menghadapi tantangan tersebut, Perumda tetap menjalankan seluruh proses pengolahan sesuai standar pemerintah. Sementara itu, rehabilitasi fasilitas yang rusak terus berlangsung agar kapasitas produksi kembali normal. Oleh sebab itu, Perumda berharap masyarakat mendukung proses pemeliharaan ini, menggunakan air secara hemat selama pekerjaan berlangsung, serta tidak khawatir jika air tampak sedikit keruh saat aliran kembali normal karena kondisi itu merupakan bagian dari proses normalisasi jaringan. Pelanggan dapat menghubungi Call Center 1500030 atau WA Center 0811669123 untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan pengaduan. (P)
















