Kota Pariaman Dapat Bagi Hasil Pajak Daerah 4 Milyar Lebih

0
232
PadangTIME.com | Kota Pariaman dapat bagi hasil pajak daerah sebesar Rp. 4.045.320.622 rupiah.
Bagi hasil pajak daerah Provinsi Sumatera Barat triwulan II ini, diserahkan langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansyarulloh, kepada Wali Kota Pariaman, Genius Umar.
Pemberian bagi hasil pajak daerah ini, merupakan rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2022, yang digelar selama 2 hari, 12-13 Agustus 2022, oleh Kementerian Dalam Negeri bekerjasama dengan Provinsi Sumatera Barat, bertempat di The ZHM Premiere Hotel, Kota Padang, Jum’at (12/8).
Rakornas ini dibuka oleh Menteri Dalam Negeri, yang diwakili oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, yang merupakan teman dekat dari Genius Umar, yang sesama tamatan STPDN, dan merupakan Ketua Umum Purna Praja Angkatan 03.
Kota Pariaman, dalam realisasi belanja daerah, dalam paparan Dirjen Bina Keuangan Daerah, Kemendagri, Agus Fatoni, menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia, dimana Realisasi Belanja APBD Kota Pariaman, menempati peringkat ke 6, untuk Kota, dan peringkat 10 untuk Kabupaten/Kota di Indonesia, dan terbaik pertama tingkat Kota dan terbaik kedua, tingkat Kabupaten/Kota setelah Kabupaten Tanah Datar di Sumatera Barat, dengan persentase 46,67 persen.
Sedangkan untuk Realisasi Pendapatan, Kota Pariaman meraih predikat nomor 5 di Indonesia, dengan capaian sebesar 57,81 persen, setelah Kota Tual, 74,60 persen, Kota Magelang, 67,64 persen, Kota Kediri, 62,32 persen, dan Kota Padang Panjang, 58,03 persen.
“Selain itu, dalam Rakornas ini juga dilakukan penyusunan Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, sesuai UU HKPD dalam rangka optimalisasi pengelolaan pendapatan dan percepatan realisasi APBD,” tukasnya.
Genius juga menuturkan bahwa Pemko Pariamanakan selalu komit dalam bekerja, karena kecepatan kita dalam mengelola keuangan dan realisasi belanja dan Pendapatan APBD  akan terciptanya peningkatkan ekonomi daerah, sehingga uang yang berputar di masyarakat akan cepat dan juga pelayanan kepada masyarakat dapat maksimal, tutupnya.
(pt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini