Gubernur Sumbar Minta Lestarikan Tradisi Bakaua Adat

0
490
Padang TIME | SIJUNJUNG, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengaku sangat terkesan, pada saat menghadiri acara “Bakaua Adat” di Nagari Sungai Batuang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Rabu (15/3/2023).
Bakaua adat, merupakan sebuah tradisi adat dari masyarakat daerah Sijunjung, sebagai ungkapan rasa syukur, atas kelimpahan rezeki yang di berikan Allah SWT melalui hasil panen pertanian mereka.
“Alhamdulillah, filosofi minang syarak mangato adat mamakai, betul-betul terimplementasi di daerah ini,”ucap Gubernur Mahyeldi
Menurutnya, Tradisi Bakaua Adat di samping bentuk dari penghambaan diri kepada Allah SWT juga dapat berfungsi sebagai wadah silaturahmi masyarakat, terutama yang bergerak pada sektor pertanian.
“Tradisi Bakaua Adat ini perlu di jaga dan di lestarikan, karena khas dan merupakan aktualisasi dari falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabulah,”ucap Gubernur Mahyeldi.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung Zefnihan menyampaikan pihaknya berencana untuk menjadikan tradisi Bakaua Adat sebagai agenda tahunan Kabupaten Sijunjung.
“Kita tidak ingin tradisi ini hilang dari masyarakat Sijunjung, untuk mempertahankan eksistensinya kita akan rencanakan Bakaua Adat masuk kedalam agenda tahunan kabupaten,”sebutnya.
Ia menyebut, tradisi ini sangat positif untuk penanaman karakter pada generasi muda karena memadukan hakikat dari hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan Allah SWT. (adpsb)
bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini