Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah Digulirkan, Sekdaprov Sumbar Ajak ASN Jadi Teladan dalam Pengasuhan

0
1645

padangtime.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mulai menjalankan Gerakan Ayah Mengambil Rapor dan Mengantar Anak ke Sekolah. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Melalui gerakan tersebut, Pemprov Sumbar mendorong aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki anak usia sekolah untuk terlibat langsung dalam pendidikan anak. Bentuk keterlibatan itu antara lain mengambil rapor dan mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, menegaskan bahwa kehadiran ayah dalam pendidikan anak memiliki peran penting. Menurutnya, keterlibatan ayah dapat memperkuat komunikasi antara keluarga dan sekolah serta meningkatkan kualitas pengasuhan di rumah.

“Peran ayah dalam pendidikan anak tidak hanya mendukung proses belajar, tetapi juga membantu membangun karakter, kepercayaan diri, dan masa depan anak yang lebih baik,” ujar Arry di Padang, Jumat (19/6/2026).

Tindak Lanjut Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia

Arry menjelaskan, gerakan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.

Program itu menjadi bagian dari Program Prioritas Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Pemerintah berharap program tersebut mampu meningkatkan peran ayah dalam kehidupan anak.

Menurut Arry, kehadiran ayah di sekolah memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar mengantar atau mengambil rapor. Kehadiran itu menunjukkan dukungan, perhatian, dan keterlibatan aktif ayah dalam proses tumbuh kembang anak.

“Melalui gerakan ini, kita ingin memperkuat budaya pengasuhan yang lebih seimbang antara ayah dan ibu. Kehadiran ayah pada momen penting pendidikan anak akan memberikan dampak positif bagi perkembangan mereka,” katanya.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Dorong Percepatan Penataan Kelembagaan BPBD di Daerah

Perkuat Ketahanan Keluarga dan Cegah Fatherless

Arry menilai gerakan tersebut juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga. Selain itu, program ini dapat membantu mengatasi fenomena fatherless yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

Berdasarkan surat edaran yang telah terbit, ASN yang memiliki anak usia sekolah diimbau mengambil rapor pada masa pembagian rapor akhir Tahun Ajaran 2025/2026. Mereka juga diharapkan mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027.

Program ini menyasar anak usia sekolah mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah.

Untuk mendukung pelaksanaannya, setiap instansi dapat memberikan dispensasi keterlambatan kepada ASN yang mengikuti kegiatan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Arry berharap seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sumbar berpartisipasi aktif dalam program ini. Ia juga mengajak ASN menjadi teladan dalam menguatkan peran keluarga melalui keterlibatan langsung dalam pendidikan anak.

“Ketahanan keluarga merupakan fondasi pembangunan daerah. Karena itu, kami mengajak seluruh ASN menjadi teladan dalam keluarga. Langkah sederhana seperti hadir mendampingi anak pada momen penting pendidikan dapat memberikan makna besar bagi masa depan mereka,” tutup Arry. (Adpsb/bud)

* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini