padangtime.com – Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Iqra Chissa Putra, mendorong percepatan pembebasan lahan untuk mendukung penataan kawasan Pantai Padang (Taplau), terutama di ruas Jalan Samudera dan area belakang Hotel Pangeran. Langkah tersebut menjadi fokus utama agar proyek penataan kawasan wisata dapat segera memasuki tahap pembangunan.
Komitmen itu Iqra sampaikan saat berkoordinasi dengan Kantor Wilayah ATR/BPN Sumatera Barat, Kamis (9/7/2026). Melalui pertemuan tersebut, ia mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi guna menyelesaikan berbagai kendala teknis maupun administrasi yang masih menghambat proses pengadaan tanah.
Menurut Iqra, koordinasi lintas instansi menjadi kunci agar program penataan kawasan berjalan sesuai target. Karena itu, ia menegaskan seluruh pihak memiliki semangat yang sama untuk mempercantik Kota Padang sekaligus meningkatkan kualitas infrastrukturnya.
Selain itu, Iqra menjelaskan terdapat dua titik prioritas, yakni ruas Hang Tuah di Jalan Samudera dan kawasan belakang Hotel Pangeran. Untuk lokasi belakang hotel, ia meminta seluruh proses mengacu pada kajian akademis serta ketentuan hukum agar mekanisme pergantian tanah berlangsung tepat dan transparan.
Sementara itu, perkembangan di ruas Hang Tuah mulai menunjukkan kemajuan. Karena itu, pemerintah bersama instansi terkait berencana membentuk tim percepatan agar setiap hambatan dapat segera diselesaikan.
Iqra menilai penyelesaian ganti rugi lahan menjadi faktor penentu keberhasilan proyek. Oleh sebab itu, ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar, Pemerintah Kota Padang, ATR/BPN, dan Dinas PUPR terus menguat. Jika proses berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik kawasan Taplau dapat dimulai pada 2028 sehingga wajah Kota Padang semakin tertata dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan. (pt)













