Asap Sumsel dan Jambi Bergerak ke Sumbar, Muharlion Soroti Nasib Pelajar

0
783

Kabut asap kembali menyelimuti Kota Padang dan sejumlah wilayah Sumatera Barat. Kondisi tersebut membuat kualitas udara berada pada kategori sedang hingga tidak sehat sehingga keselamatan pelajar kembali menjadi perhatian.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, meminta Pemerintah Kota Padang bergerak cepat jika kondisi udara mulai membahayakan kesehatan siswa. Menurutnya, pemerintah harus mengutamakan keselamatan peserta didik dalam mengambil kebijakan.

Muharlion mengatakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dapat menjadi pilihan apabila kualitas udara tidak lagi aman untuk aktivitas belajar tatap muka.

“Yang kita kasihani itu pelajar. Jika kabut asap membahayakan, terpaksa kita minta pemko untuk meliburkan sekolah dan pembelajaran dilaksanakan secara pembelajaran jarak jauh (PJJ),” tegas Muharlion.

Sementara itu, Ketua Tim Publikasi dan Diseminasi BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha, menyebut pemantauan terakhir menemukan satu titik panas di Sumbar, tepatnya di Dharmasraya.

Selain itu, BMKG juga memantau titik panas signifikan di Sumatera Selatan dan Jambi. Yudha menjelaskan, angin dari arah tenggara turut membawa asap menuju wilayah Sumatera Barat.

“Untuk di Sumbar pantauan terakhir terdapat hotspot hanya satu lokasi di Dharmasraya, sedangkan untuk titik panas signifikan terpantau di Sumsel dan Jambi,” kata Yudha, Rabu (7/10/2026).

Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Pemerintah daerah juga terus menerima informasi terkait potensi karhutla sebagai bahan menentukan langkah perlindungan masyarakat.

Dengan kondisi tersebut, Muharlion menegaskan pemerintah tidak perlu menunggu kualitas udara semakin buruk. Jika kondisi membahayakan, sekolah dapat meliburkan siswa dan menerapkan PJJ hingga udara kembali aman. (*)

Editor: Zamri Yahya, WU

Baca Juga  Bonus Rp23 Miliar Disiapkan, Muharlion Pasang Target Juara Umum untuk Padang
* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini