Universitas Bung Hatta dan Universitas Tarumanagara (Untar) memperkuat komunikasi untuk membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan tinggi, penelitian, inovasi, pengabdian kepada masyarakat hingga jejaring internasional.
Pertemuan yang berlangsung secara daring pada hari Rabu 7 Oktober 2026 tersebut menjadi tindak lanjut silaturahmi antara Yayasan Pendidikan Bung Hatta dan Yayasan Tarumanagara. Kedua pihak melihat kolaborasi sebagai langkah penting untuk menghadapi tantangan perguruan tinggi yang semakin kompleks.
Rektor Universitas Bung Hatta menyampaikan keterbukaan kampusnya untuk membangun kerja sama dengan Untar. Sejumlah bidang yang dibahas antara lain pengelolaan perguruan tinggi, digitalisasi layanan akademik, riset, inovasi, kewirausahaan serta pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Universitas Bung Hatta juga menyampaikan perkembangan institusinya. Kampus tersebut kini memiliki delapan fakultas dan 40 program studi serta telah meraih akreditasi unggul. Selain itu, Bung Hatta terus memperkuat jejaring kerja sama dengan berbagai lembaga.
Sementara itu, Untar menyatakan kesiapan memperkuat sinergi dengan Universitas Bung Hatta. Kerja sama dapat diarahkan pada pengembangan akademik, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Untar juga menawarkan peluang student mobility, international class serta program internasional lainnya.
Lebih lanjut, Universitas Bung Hatta mengusulkan lima flagship collaboration. Kelimanya mencakup joint research center, joint research and publication program, student mobility dan academic collaboration, triple helix innovation program, serta joint international program.
Selain bidang akademik, Bung Hatta juga melihat peluang untuk mempelajari tata kelola Yayasan Tarumanagara, termasuk pengembangan unit usaha dan strategi income generating. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kemandirian dan pengembangan institusi ke depan.
Pertemuan tersebut turut diikuti sejumlah pimpinan dan pengelola kedua institusi, di antaranya Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Diana Kartika, S.S., M.Hum. Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara Prof. Ariawan Gunadi, Rektor Universitas Tarumanagara Prof. Dr. Ahmad Sudiro, Reni Yulviona, Dr. Ali Mardius, Annisa Maharani Miranda, Claudia Gita Hapsari, Diana Chitra Hasan, Diana Kartika, Hanz Bryan Joeliant, Henry Nasution, Rini Mulyani, Zulherman, serta Prof. Anul Zufri Ph.D.
Selanjutnya, kedua pihak berharap pembahasan tersebut tidak berhenti pada pertemuan awal. Karena itu, tim masing-masing institusi akan melanjutkan komunikasi teknis untuk menyusun bentuk dan tahapan kerja sama yang dapat segera diwujudkan. (pt)
#universitasbunghatta #universitastarumanagara #sumbar #padang #padangtime

















