Beranda Info Universitas Universitas Negeri Padang Rektor UNP dan Pangdam Turun Tangan Tangani Korban Peluru Nyasar

Rektor UNP dan Pangdam Turun Tangan Tangani Korban Peluru Nyasar

0
21

paangtime.com – Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni 2026 sekitar pukul 5 sore, telah terjadi peristiwa kecelakaan berupa peluru rekoset (peluru nyasar) yang diperkirakan berasal dari lokasi Latihan Tembak TNI di Lapai, yang berjarak 800 meter dari kampus Induk Universitas Negeri Padang (UNP) Air Tawar Padang. Akibat peristiwa kecelakaan ini menyebabkan dua korban terkena peluru tersebut yakni Nova Wirantika (25 Tahun) mahasiswi Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNP dan Guruh Guino (bukan mahasiswa UNP) yang merupakan teman dari salah seorang mahasiswa UNP. Kedua korban dalam posisi duduk bersama dengan teman-temannya di alun-alun depan Rektorat UNP.

Rektor UNP Krismadinata yang saat itu berada di sekitar TKP, langsung turun tangan dengan menghubungi pihak Pangdam XX Tuanku Imam Bonjol dan Komandan Batalyon 133, termasuk KABINDA serta Polsek Padang Utara untuk berkoordinasi terkait dengan peristiwa, disaat bersamaan Tim medis UNP segera melarikan korban ke Rumah Sakit terdekat RS Hermina Padang dengan menggunakan ambulans UNP untuk penangganan segera. Dalam penanggganan kecelakaan pihak Pangdam Tuanku Imam Bonjol sangat bertanggung jawab mulai dari Pangdam Mayjen TNI Arief Gajah Mada, Kasdam, Danrem, Dandim, dan staf TNI lain serta beberapa dokter TNI hadir di RS Hermina untuk memberikan pertolongan segera dan juga ikut menggawal proses tindakan medis kepada kedua korban. Selain itu pihak pimpinan UNP Rektor, Wakil Rektor, Sekretaris Universitas dan Direktur Kemahasiswaan dan Alumni juga hadir di RS Hermina.

Korban Guruh Guino telah ditangani oleh tim medis di RS Hermina dan dipindahkan untuk proses pemulihan di RS Tentara (RST) Reksodiwiryo Ganting Padang. Sedangkan korban mahasiswa UNP Nova Wirantika harus menjalani operasi malam ini, karena selongsong peluru masih bersarang di paha kirinya, sampai berita ini diturunkan selongsong peluru yang bersarang pada paha korban telah berhasil dikeluarkan, dan pihak pimpinan UNP dan Pangdam beserta jajarannya masih berada di RST.

Baca Juga  Peluru Diduga Dari Area Latihan Tembak TNI, Dua Orang Terluka di Kampus UNP

Pihak TNI melalui juru bicaranya Brigjen TNI Heri Prakosa akan melakukan investigasi terhadap kasus ini dan akan mencarikan solusi agar peristiwa ini tidak terjadi lagi di kemudian hari. Karena tidak akan lagi latihan menembak lagi di sekitar kampus UNP Air Tawar dan pihak TNI juga menyatakan akan menanggung semua pembiayaan atau perawatan sampai korban sembuh.

 (Humas UNP)

* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini