ads
Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas mengatakan sebanyak 95.807 jemaah haji tahun 1443H/2022M telah melunasi Biaya Perjalanan Haji (Bipih) tahun 1443 H/2022 M. Di antaranya sebanyak 89.715 jemaah haji reguler dan 6.092 jemaah haji khusus. .
“Jadi total jemaah haji 99.489 jemaah yang sudah lunas 95.807 dan yang belum lunas 3.682 sehingga total calon jemaah haji yang sudah melunasi sekitar 96,30 persen,” kata Menag dalam rapat kerja online dengan Komisi VIII DPR RI, Senin. ,(30/05/2022).
Lalu terkait perkembangan proses dokumen jamaah haji, kata Menag ada sekitar 108.736 dokumen yang sudah selesai diverifikasi dan 108.722 dokumen scan paspor.
“Kemudian scan vaksin covid-19 ada 94.080 atau 86,53. Kemudian scan foto 106.816 jamaah atau 98,24 persen,”ujarnya.
Sementara itu, Menag melaporkan per 29 Mei 2022 sebanyak 21 provinsi yang sudah melakukan bimbingan manasik haji yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Bali, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Aceh, Gorontalo, Bengkulu, Maluku Utara, Kalimantan Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, DI Yogyakarta, Banten, Kalimantan Selatan, dan Jambi.
Lalu terkait penyelesaian kontrak di Arab Saudi, lanjut Menag proses penyelesaian sampai dengan tanggal 29 Mei 2022 yang mana kontrak sudah 100% meliputi akomodasi Mekkah dan Madinah, Konsumsi Mekkah dan Madinah, Bandara Jeddah hingga transportasi antar kota dan sholawat.
“Dan dalam proses kontrak meliputi kontrak dengan maktab Wukala, Adilla, Thawwafa, kontrak dengan naqabah zamazimah dan dengan penyedia angkutan bagasi,”ujarnya.
Lebih lanjut, Menag menyampaikan alokasi pengawas haji tahun ini terdiri dari kuota pengawas internal 40% dan eksternal 60%. Adapun aparat internal pemerintah dalam melakukan pengawasan penyelenggaraan ibadah haji sesuai dengan undang-undang nomor 8 tahun 2019 yaitu inspektoral jenderal dan BPKP.

“Pada tahun 2022, pemerintah Arab Saudi memberikan kuota 1.901 petugas untuk alokasi kuota pengawas 4% yaitu 76 orang, dengan rincian 30 kuota pengawas internal dan 46 kuota pengawas eksternal,” pungkasnya. (pt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini