Wali Kota Pariaman Audiensi dengan Dirjen GTKPG Kemendikdasmen RI, Perjuangkan Solusi Kekurangan Guru dan Penguatan Pendidikan Inklusif

0
1

Padang TIME.com – Jakarta — Wali Kota Pariaman Yota Balad, melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI), Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd, di Jakarta, Rabu sore (15/7/2026), guna menyampaikan berbagai persoalan strategis yang dihadapi Pemerintah Kota Pariaman dalam pengelolaan guru dan tenaga kependidikan.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pariaman memperjuangkan kebutuhan daerah agar memperoleh perhatian pemerintah pusat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan guru, pemerataan distribusi tenaga pendidik, serta penguatan layanan pendidikan inklusif.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pariaman memperjuangkan kebutuhan daerah agar memperoleh perhatian pemerintah pusat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan guru, pemerataan distribusi tenaga pendidik, serta penguatan layanan pendidikan inklusif.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Pariaman menyampaikan bahwa salah satu persoalan yang paling mendesak adalah masih terjadinya kekurangan guru di berbagai satuan pendidikan. Di sisi lain, pemerintah daerah tidak lagi diperkenankan mengangkat guru honorer baru, sementara kebutuhan guru belum sepenuhnya dapat dipenuhi melalui mekanisme rekrutmen Aparatur Sipil Negara.

“Kami datang untuk menyampaikan kondisi nyata yang dihadapi Kota Pariaman. Kebutuhan guru di sekolah masih cukup tinggi, sementara ruang gerak pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan tersebut sangat terbatas. Kami berharap pemerintah pusat dapat menghadirkan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan daerah sehingga kualitas layanan pendidikan tetap terjaga,” ujar Yota Balad.

Selain persoalan kekurangan guru, Wali Kota juga menyampaikan perlunya perhatian terhadap distribusi guru yang lebih merata. Menurutnya, masih terdapat ketimpangan penempatan guru, di mana beberapa sekolah mengalami kekurangan tenaga pendidik pada mata pelajaran tertentu, sementara sekolah lainnya memiliki jumlah guru yang relatif mencukupi.

Baca Juga  Wali Kota Pariaman Audiensi dengan Dirjen GTKPG Kemendikdasmen RI, Perjuangkan Solusi Kekurangan Guru dan Penguatan Pendidikan Inklusif

Permasalahan lain yang turut menjadi perhatian dalam audiensi tersebut adalah kebutuhan Guru Pendamping Khusus (GPK) untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif di Kota Pariaman. Seiring meningkatnya jumlah peserta didik berkebutuhan khusus yang bersekolah di sekolah reguler, keberadaan GPK menjadi kebutuhan yang sangat penting agar setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kota Pariaman, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Berbagai masukan yang disampaikan akan menjadi bagian dari bahan evaluasi dalam perumusan kebijakan pengelolaan guru dan tenaga kependidikan secara nasional.

Dirjen GTKPG juga menegaskan bahwa pemerintah pusat terus berupaya melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan guru melalui penataan kebutuhan, pemerataan distribusi tenaga pendidik, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan layanan pendidikan yang berpihak kepada seluruh peserta didik.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh semangat kolaborasi. Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Pariaman dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan.

Usai audiensi, Wali Kota Pariaman yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Hertati Taher, menyampaikan optimisme bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat akan membuka peluang lahirnya solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi daerah.

“Kami akan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Harapan kami, setiap anak di Kota Pariaman memperoleh hak yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas dengan dukungan guru yang cukup, kompeten, dan tersebar secara merata,” tutup Yota Balad.(02)

* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini