Padang TIME.COM – Sebagai bagian dari visi daerah untuk mewujudkan Kota Pariaman yang Beriman, Saleh, dan Berakhlak Mulia (Kota RISALAH) dan bentuk dukungan nyata terhadap visi misi tersebut Kecamatan Pariaman Selatan menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan yang dibuka secara langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad, di Halaman Kantor Camat Pariaman Selatan, Jum’at (17/7/2026).
Dalam sambutannya, Yota Balad berikan apresiasi terhadap semangat dari pimpinan dan masyarakat Kecamatan Pariaman Selatan yang tidak pernah pudar untuk mensyiarkan agama islam di wilayah masing-masing.
“Hari ini dapat kita lihat bukti nyata mereka dalam mensyiarkan agama islam, berkat jiwa gotong royong dan semangat yang luar biasa dari seluruh panitia dan jajaran, camat dan jajaran, sampai ke tingkat desa maka terwujudlah MTQ ke-IX Tingkat Kecamatan Pariaman Selatan ini,” sebut Yota Balad.
“Mudah-mudahan MTQ yang dilaksanakan pada hari ini bisa seterusnya berkelanjutan. Sesuai dengan visi misi kami Balad-Mulyadi progul Pariaman Risalah, ibaratnya kami hanya bisa sebagai penyambung penanya saja agar kegiatan seperti ini bisa terlaksana dengan baik dan diberkati oleh Allah SWT,” pinta Yota Balad.
Beliau berharap Kota Pariaman bisa menjadi kota yang masyarakatnya sejahtera secara jasmani dan rohani dan senantiasa diberkahi selalu oleh Allah SWT sesuai dengan lagu mars MTQ yang dilantunkan oleh siswa-siswi MTS Muhammadiyah Desa Kuraitaji pada saat pembukaan acara MTQ tadi dengan lirik “baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur”.
“Kami Balad-Mulyadi ingin menciptakan bagaimana syiar agama islam di Kota Pariaman ini bisa lebih bersinar. Pesan kami kepada seluruh kafilah peserta MTQ, jangan jadikan MTQ ini hanya sebagai ajang untuk lomba saja tetapi bagaimana kita harus memahami isi alquran dan kandungan alquran itu sendiri dalam kehidupan kita sehari-sehari dan juga melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Yota Balad.
Dalam kegiatan tersebut juga hadir H. Jelita Donal, LC (Anggota DPD RI Periode 2024-2029). Pada kesempatan itu Jelita Donal mengatakan bahwa, MTQ ini punya landasan hukum untuk dilaksanakan oleh pemerintah karena MTQ ini implementasi dari sila pertama yaitu ketuhanan yang maha esa, dan ini adalah pijakan pertama untuk landasan idiilnya (pedoman dasarnya), kedua hal ini juga merupakan undang-undang dalam pasal 29 maka pemerintah mulai dari tingkat pusat sampai tingkat terendah tidak bisa mengelak untuk tidak melaksanakannya.
“Untuk itu saya mengapresiasi program unggulan dari Pemerintah Kota Pariaman Balad-Mulyadi yang ingin mewujudkan Kota Pariaman sebagai Kota yang berlandasan agama, dengan program unggulannya Pariaman Risalah (Beriman, Sholeh, dan Berakhlak). Mudah-mudahan program ini betul-betul menjadi program yang berkelanjutan dan bisa dicontoh oleh daerah lainnya,” pungkas Jelita Donal.
MTQ ke-IX Tingkat Kecamatan Pariaman Selatan yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 17 s/d 19 Juli 2026, diikuti oleh utusan terbaik dari 16 desa yang ada di Kecamatan Pariaman Selatan.
Adapun cabang yang diperlombakan pada MTQ ini terdiri dari lima cabang yaitu Tilawah Alqur’an, Hifzil Alqur’an, Tartil Alqur’an, Syarhil Alqur’an, serta Azan dan Kutbah Jum’at.
Lokasi pelaksanaan kegiatan bertempat di beberapa arena yaitu di Mimbar Utama Kantor Camat Pariaman Selatan , Arena pertama Surau Taeso Desa Balai Kuraitaji, Arena ke dua MTS Muhammadiyah Desa Balai Kuraitaji dan Arena ke tiga Masjid Alhidayah Desa Sei. Kasai.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Anggota DPRD Kota Pariaman dan Perwakilan Kafilah MTQ 16 Desa di Kecamatan Pariaman Selatan. (tachi desi)















