ads
PadangTIME.com | Upaya mewujudkan azas pelayanan informatif pada badan publik,  Universitas Negeri Padang menyiapkan  Nagari VII Koto Talago Kecamatan Guguk Kabupaten Lima Puluh sebagai model nagari Informatif di Sumatera Barat.
Untuk merealisasikan tujuan ini UNP melakukan program pengabdian masyarakat berjudul ” Pendampingan Program Nagari Informatif Berbasis Android dan Ios”. Kegiatan ini digelar di  Aula Kantor Walinagari VII Koto Talago, Minggu 11 September 2022.
Dalam kegiatan ini menghadirkan Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumbar Tanti Endang Lestari, S.IP, M.Si yang membawakan materi “Keterbukaan Informasi dan Sengketa Informasi” yang dijelaskan dengan konteks pemerintah nagari oleh pemateri yang juga anak  Nagari Kubang Lima Puluh Kota.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNP Yohandri, M.Si, Ph.D dalam sambutannya ketika membuka kegiatan ini mengatakan ” Sebagai salah satu unsur dari Tridharma Perguruan Tinggi adalah pengabdian masyarakat,  program nagari informatif, salah satu yang urgen dilakukan oleh UNP sebagai bentuk komitmen institusi ini, sebagai perguruan tinggi informatif di Indonesia, dengan inovasi informasi berbasis android dan Ios tentu kita harapkan sistem informasi semakin cepat tersampaikan ke publik, kita harapkan program nagari informatif ini efektif dan bermanfaat “
Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat UNP di Nagari VII Koto Talago Dr. Erianjoni, M.Si  mengatakan ” Kegiatan pengabdian masyarakat ini kita rancang dalam dua tahap, tahap pertama penyampaian materi tentang konsep nagari informatif dan tahap kedua praktek aplikasi nagari informatif berbasis Ios, sehingga program nagari informatif ini betul-betul terimplikasi dengan baik”
Sementara itu Wali Nagari VII Koto Talago dalam sambutannya mengatakan ” pihaknya berterimakasih atas kepercayaan UNP sebagai lokasi pengabdian, dan kita siap membantu UNP untuk merealisasikan program nagari informatif ini”
Pada kegiatan ini hadir sebanyak 30 orang peserta mewakili aparatur pemerintah nagari, jorong, karang taruna dan PKK.
(hms/pt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini