Tag: TMMD DEMAK

  • PT Semen Padang Borong Dua Penghargaan PR Nasional, Bukti Reputasi Korporasi Makin Gemilang

    PT Semen Padang Borong Dua Penghargaan PR Nasional, Bukti Reputasi Korporasi Makin Gemilang

    JAKARTA – PT Semen Padang kembali mengukuhkan reputasinya sebagai perusahaan yang konsisten membangun komunikasi terbuka, transparan, dan kredibel. Kali ini, perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara tersebut meraih dua penghargaan bergengsi dalam Indonesia Public Relations Awards 2026 yang digelar The Iconomics Media.

    Dua penghargaan itu meliputi 7th Indonesia Popular Public Relations Person Awards 2026 dan 7th Indonesia Public Relations Awards 2026 (Corporate Reputation) kategori industri semen.

    Founder & CEO The Iconomics Media Bram S. Putro menyerahkan penghargaan kepada Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernardino di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

    Win menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian itu mencerminkan kepercayaan publik dan stakeholder terhadap komitmen perusahaan.

    “Penghargaan ini bukan sekadar pengakuan atas kinerja komunikasi, tetapi juga wujud kepercayaan publik terhadap PT Semen Padang,” ujarnya.

    Selain itu, Win menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat reputasi melalui kinerja konsisten, pelayanan berkualitas, serta tata kelola yang baik.

    Karena itu, PT Semen Padang menjadikan penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas komunikasi, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan informasi yang akurat serta bertanggung jawab.

    Selanjutnya, perusahaan juga akan memperkuat berbagai kanal komunikasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

    Dengan capaian ini, PT Semen Padang semakin menegaskan komunikasi korporasi sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat kepercayaan publik dan mendukung keberlanjutan bisnis. (team)

  • Padang Bidik Status Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027, Kuliner Jadi Mesin Ekonomi dan Pariwisata

    Padang Bidik Status Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027, Kuliner Jadi Mesin Ekonomi dan Pariwisata

    padangtime.com – Pemerintah Kota Padang terus mematangkan strategi untuk menembus panggung global sebagai Kota Gastronomi Dunia dalam jaringan UNESCO Creative Cities Network (UCCN) pada 2027. Upaya ini tidak hanya mengejar pengakuan internasional, tetapi juga menjadikan kuliner sebagai penggerak ekonomi, penguat identitas kota, dan daya tarik wisata dunia.

    Bagi Kota Padang, kuliner bukan sekadar soal rasa. Setiap hidangan menyimpan sejarah panjang perjumpaan berbagai budaya yang membentuk karakter kota pelabuhan ini selama ratusan tahun.

    Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, mengatakan gastronomi merupakan perpaduan seni kuliner, tradisi, sejarah, dan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

    “Gastronomi adalah perpaduan antara budaya dan kuliner yang menjadi kekayaan warisan budaya kita. Saat ini seluruh elemen bergerak bersama untuk memperkuat identitas Padang agar diakui dunia sebagai kota gastronomi,” ujar Yenni, Selasa (16/6/2026).

    Keberagaman Budaya Jadi Kekuatan Gastronomi Padang

    Kekuatan gastronomi Padang lahir dari keberagaman budaya yang telah hidup berdampingan sejak lama. Secara historis, masyarakat mengenal kota ini melalui filosofi “Padang Jalan Berempat”, yang melambangkan harmonisasi empat etnis utama, yaitu Minangkabau, Tionghoa, India, dan Nias.

    Perpaduan budaya tersebut melahirkan berbagai ekspresi seni dan tradisi. Masyarakat mengenal Tari Balanse Madam, musik Gamad, hingga Barongsai sebagai bagian dari identitas budaya kota.

    Tidak hanya itu, proses akulturasi juga memperkaya cita rasa kuliner khas Padang.

    Menurut Yenni, keberagaman etnis justru memperkuat karakter masakan lokal.

    “Keberagaman etnis di Padang tidak membuat masing-masing memasak sendiri-sendiri, tetapi justru saling memperkaya cita rasa masakan Padang,” katanya.

    Jejak Akulturasi dalam Kuliner Legendaris

    Pengaruh budaya Tionghoa melahirkan berbagai kuliner peranakan yang berkembang di kawasan Kampung Pondok. Sementara itu, budaya India Tamil memberi warna kuat melalui penggunaan rempah-rempah dalam berbagai masakan.

    Jejak akulturasi tersebut tampak pada sejumlah kuliner legendaris, seperti Soto Garuda, Soto Rajawali, dan martabak khas Malabar. Ketiga kuliner itu terkenal karena aroma rempah yang kuat dan cita rasa yang khas.

    Karakter rempah yang kaya membuat kuliner Padang memiliki identitas yang mudah dikenali. Cita rasanya berani, kompleks, dan meninggalkan kesan mendalam bagi penikmatnya.

    Dorong UMKM dan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

    Pemerintah Kota Padang memandang status Kota Gastronomi UNESCO sebagai instrumen strategis untuk mempercepat pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Selain itu, status tersebut juga berpotensi membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata dan jasa.

    Pemko Padang meyakini pengakuan UNESCO akan menciptakan efek berantai bagi ekonomi lokal. Publikasi internasional dan promosi digital yang masif dapat meningkatkan popularitas kuliner Padang di tingkat global.

    Ketika semakin banyak wisatawan mengenal kuliner Padang, minat mereka untuk berkunjung juga diperkirakan akan meningkat.

    “Saat ini kami gencar mempromosikan menu-menu unik ke berbagai media. Ketika kuliner menjadi viral, orang akan datang untuk merasakan langsung. Melalui status Kota Gastronomi, kami berharap UMKM tumbuh, kunjungan wisatawan meningkat, dan PAD kota ikut naik,” jelas Yenni.

    Padang Optimistis Wakili Indonesia

    Saat ini Pemko Padang tengah merampungkan dokumen pengajuan untuk mengikuti seleksi nasional. Persaingan berlangsung ketat karena dari 17 kota kreatif yang mengikuti penilaian, hanya dua kota yang akan mewakili Indonesia di tingkat dunia.

    Seleksi tersebut menilai kelengkapan dokumen, kekuatan narasi budaya, serta bukti nyata keberlanjutan ekosistem ekonomi kreatif.

    Yenni optimistis Padang memiliki seluruh prasyarat untuk bersaing pada kategori gastronomi.

    “Kami berharap Kota Padang dapat menjadi representasi Indonesia di bidang gastronomi. Jika seluruh proses berjalan lancar, pada 2027 kuliner Padang berpeluang memperoleh pengakuan internasional dari UNESCO,” pungkasnya.

    Apabila target tersebut tercapai, Padang tidak hanya dikenal sebagai rumah rendang dan masakan Minang. Kota ini juga akan tampil sebagai contoh sukses dalam mengubah warisan kuliner menjadi kekuatan ekonomi sekaligus diplomasi budaya di tingkat dunia. (pt)

  • UPT Diklat dan Sertifikasi UNP Selenggarakan Pelatihan Btcls Kerjasama dengan Pusdiklat Pku Muhammadiyah Jakarta

    UPT Diklat dan Sertifikasi UNP Selenggarakan Pelatihan Btcls Kerjasama dengan Pusdiklat Pku Muhammadiyah Jakarta

    padangtime.com – Universitas Negeri Padang (UNP) melalui UPT Diklat dan Sertifikasi bekerja sama dengan Pusdiklat PKU Muhammadiyah Jakarta menggelar pembukaan resmi Pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) fase luring di UNP Hotel.

    Wakil Rektor Bidang SDM dan Inovasi UNP, Prof. Dr. Ir. Anni Faridah, M.Si., membuka kegiatan tersebut mewakili Rektor UNP. Hadir dalam acara itu Wakil Dekan Bidang Keuangan, Sumber Daya, Kerja Sama, dan Umum Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) UNP, Dr. Ns. Armaita, S.Kep., SKM., M.Si., serta Kepala Departemen Ilmu Keperawatan FPK UNP, Dr. Ns. Linda Marni, S.Pd., S.Kep., M.M.Kes.

    Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kesehatan

    Kepala UPT Diklat dan Sertifikasi UNP, Dr. Zikri Alhadi, S.IP., M.A., menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Sementara itu, Kepala Pusdiklat PKU Muhammadiyah Jakarta, Ns. Dewi Adnan, M.Kep., Sp.KMB., memberikan sambutan sekaligus menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kesehatan.

    Pelatihan BTCLS berlangsung pada 9–14 Juni 2026. Program ini memadukan pembelajaran daring dan luring. Sebanyak 79 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berasal dari lingkungan UNP dan berbagai instansi yang bergerak di bidang kesehatan dan keperawatan.

    Peserta mengikuti berbagai materi penting, mulai dari pre-test melalui LMS, bantuan hidup dasar, penggunaan Automated External Defibrillator (AED), manajemen jalan napas dan pernapasan, penanganan trauma, manajemen syok, elektrokardiografi (EKG), aritmia, defibrilasi, triase, hingga transportasi pasien gawat darurat.

    Selain itu, peserta menjalani skill station, ujian keterampilan, post-test, evaluasi, dan sesi penutupan sebagai bagian dari rangkaian pelatihan.

    Dukung Profesionalisme dan Sertifikasi

    Dalam laporannya, Dr. Zikri Alhadi menjelaskan bahwa pelatihan dan sertifikasi BTCLS menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi profesional tenaga kesehatan. Program tersebut juga sejalan dengan kebijakan Kementerian Kesehatan mengenai pelatihan terakreditasi, e-sertifikat, dan Satuan Kredit Profesi (SKP).

    Ns. Dewi Adnan menambahkan bahwa kompetensi kegawatdaruratan tidak hanya membutuhkan pengetahuan. Tenaga kesehatan juga harus memiliki keterampilan praktik, ketenangan, kemampuan mengambil keputusan secara cepat, serta kemampuan bekerja dalam tim.

    Perkuat Kolaborasi dan Pengembangan SDM

    Dalam arahannya, Prof. Anni Faridah menekankan pentingnya berbagai program pelatihan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia. Menurutnya, kegiatan serupa perlu terus berlangsung secara berkelanjutan, baik untuk sivitas akademika UNP maupun masyarakat luas.

    Pelatihan BTCLS juga menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara UNP dan Pusdiklat PKU Muhammadiyah Jakarta. Kedua pihak berkomitmen mengembangkan kolaborasi dalam berbagai program pelatihan lainnya.

    Program yang direncanakan meliputi pelatihan kegawatdaruratan lanjutan, patient safety, manajemen bencana bidang kesehatan, Training of Trainer (ToT), sertifikasi kompetensi tenaga kesehatan, serta pengembangan kurikulum pelatihan berbasis kebutuhan lapangan.

    Melalui kegiatan ini, UNP menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. (humas unp)

  • Pemko Padang Kembali Dorong Gerakan Satu OPD Satu Sapi Kurban

    Pemko Padang Kembali Dorong Gerakan Satu OPD Satu Sapi Kurban

    padangtime.com – Pemerintah Kota Padang kembali kokohkan solidaritas menjelang Hari Raya Idul Adha dengan mengeluarkan imbauan kurban bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Imbauan tersebut tertuang dalam surat nomor 400.119/Kesra-2026 yang diterbitkan pada 22 April 2026.
     

    Pj Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa menyampaikan bahwa setiap OPD diharapkan menjadi peserta kurban pada Idul Adha 1447 H/2026 M di Komplek Perkantoran Balaikota Aie Pacah, dengan ketentuan minimal satu OPD menyumbangkan satu ekor sapi.

    Ia menegaskan bahwa program ini merupakan budaya tahunan yang telah lama berjalan di lingkungan Pemko Padang, dengan tujuan membantu pemerataan distribusi hewan kurban, khususnya bagi masyarakat di wilayah yang minim pelaksanaan kurban.

    “Sifatnya imbauan, satu OPD satu kurban. Ini sudah menjadi kebiasaan lama di Pemko Padang,” ujarnya.

    Biaya per peserta kurban ditetapkan sebesar Rp2.800.000 dan dapat dibayarkan melalui rekening Bank Nagari atas nama panitia pelaksana. Batas akhir pembayaran hingga 20 Mei 2026.

    Daging kurban nantinya diprioritaskan untuk masjid dan mushala di berbagai wilayah Kota Padang, terutama daerah yang jumlah hewan kurbannya terbatas.

    Tahun sebelumnya, jumlah hewan kurban yang terkumpul mencapai 58 hingga 64 ekor, melampaui jumlah OPD yang ada. Hal ini menunjukkan tingginya partisipasi, termasuk dari pihak di luar OPD.

    (Taufik/Defrianto)
  • UNP Mulai Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Padang

    UNP Mulai Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Padang

    padangtime.com – Universitas Negeri Padang (UNP) mulai menyalurkan bantuan tahap awal untuk warga terdampak banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang. Bantuan ini berasal dari penggalangan dana UNP Charity yang dibuka sejak Kamis (27/11/2025).
    Sejak Jumat pagi (28/11/2025) lobi Rektorat UNP menjadi tempat pengemasan bantuan oleh sivitas akademika mulai dari Dosen, Tendik dan Mahasiswa. Rektor UNP Krismadinata, Ph.D., bersama para Wakil Rektor dan Direktur, terlihat juga menyiapkan paket bantuan yang berisi makanan siap distribusi. Para staf dan relawan memisahkan, mengemas, dan mengatur ratusan paket yang kemudian diangkut untuk dikirimkan ke wilayah terdampak.
    Paket bantuan langsung disalurkan oleh tim relawan ke sejumlah kawasan yang terdampak banjir seperti Lubuk Buaya, Lubuk Minturun, Kuranji, Tunggul Hitam, Masjid Al-Azhar UNP yang dijadikan sebagai posko pengungsian sekitar masyarakat serta beberapa lokasi lain yang juga terdampak.
    Sebelumnya, Rektor UNP telah menyampaikan duka cita atas bencana yang terjadi dan mengajak sivitas akademika untuk menunjukkan empati. Melalui UNP Charity, UNP membuka ruang bagi siapa pun yang ingin membantu, baik dalam bentuk pakaian, selimut, maupun makanan, guna meringankan beban warga yang terdampak.
    UNP kembali mengajak sivitas akademika dan masyarakat yang masih mendapatkan kelapangan agar bersedia memberikan bantuan melalui UNP Carity. (Ril/Utr/Humas UNP)
    #SDGs1 #TanpaKemiskinan #NoPoverty #SDGs2 #TanpaKelaparan #ZeroHunger #SDGs3 #KehidupanSehatdanSejahtera #GoodHealthandWellBeing #SDGs11 #KotaDanKomunitasBerkelanjutan #SustainableCitiesandCommunities #SDGs17 #KemitraanuntukMencapaiTujuan #PartnershipsForTheGoals
  • Anggota Keluarga Kerajaan UEA menghadiri Pertandingan Sepak Bola Pemuda Tiongkok-UEA selama COP28

    Anggota Keluarga Kerajaan UEA menghadiri Pertandingan Sepak Bola Pemuda Tiongkok-UEA selama COP28

    Padang TIME  | Baru-baru ini, 198 Pihak berkumpul di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), untuk menghadiri pertemuan ke-28 Konferensi Para Pihak Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (COP28). Tujuan mereka adalah untuk menemukan solusi bagi umat manusia yang berpacu dengan waktu untuk memerangi krisis iklim.

    Pada tanggal 3 Desember, pertandingan sepak bola yang penuh semangat berlangsung di Lapangan Akademi Sepak Bola, 20 kilometer dari Expo City
    Dubai, tempat COP28 sedang berlangsung. Tim yang bersaing adalah Dragon Twelve Football Club dan Fair Play Club, masing-masing mewakili pemuda dari Tiongkok dan UEA.

    “Kita semua menyukai olahraga,” kata Sheikh Mohammed Jamal Al Qasimi, anggota keluarga kerajaan Sharjah, UEA. Saat menyaksikan pertandingan tersebut, ia mengatakan bahwa olahraga dan lukisan adalah “bahasa” universal yang dapat mengatasi perbedaan budaya dan hambatan bahasa, memfasilitasi pemahaman bersama di antara orang-orang dari berbagai negara. Setelah pertandingan yang intens, para pemain muda Tiongkok dari Klub Sepak Bola Dragon Twelve muncul sebagai pemenang.

    Seorang pemain berusia 11 tahun dari Fair Play Club mengungkapkan kegembiraannya bisa bertemu banyak teman Tiongkok dan belajar tentang perlindungan lingkungan. “Ini bagus!” dia berkata.

    Anggota keluarga kerajaan UEA lainnya termasuk Sheihk Alharith Hamed Al Qasimi, Sheihk Sayed Bin Al Qasimi, dan Ms. May Mohammad juga menyaksikan pertandingan tersebut.

    Sebelum pertandingan dimulai, anggota keluarga kerajaan UEA, bersama dengan delegasi Tiongkok termasuk Zhao Yingmin, wakil menteri Ekologi dan Lingkungan Tiongkok dan ketua delegasi Tiongkok untuk COP28, mengunjungi Pameran Komik Aksi Iklim.

    Pameran ini ditampilkan secara online dan offline di China Pavilion selama COP28. Karya seni dari seniman berusia 3 hingga 72 tahun, yang berasal dari berbagai negara, menggambarkan beragam pemahaman mereka tentang rendah karbon antar negara dan generasi.

    “Semua komik di pameran terlihat sangat bagus. Kita perlu menanam lebih banyak pohon untuk melindungi Bumi di masa depan,” kata Meng Xiangyun, seorang gadis Tiongkok berusia tujuh tahun yang tinggal di Dubai. Karya seninya, Melindungi Bumi, juga terpilih untuk pameran. Goresannya yang lugu menggambarkan elemen-elemen yang berkaitan dengan peradaban ekologis termasuk penghijauan, transportasi ramah lingkungan, dan pemilahan sampah.

    Sultan Ahmed Al Jaber, presiden COP28 UEA, bersama dengan Xie
    Zhenhua, Utusan Khusus Tiongkok untuk Perubahan Iklim, juga melakukan kunjungan ke Paviliun Tiongkok. Sheikh Alharith menekankan bahwa acara tersebut menunjukkan keberhasilan kerja sama antara Tiongkok dan UEA dalam mengatasi perubahan iklim.

    “Dengan berlangsungnya COP28, penyelenggaraan acara ramah lingkungan dan rendah karbon tidak hanya inovatif tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat,” kata Sheikh Mohammed.

    Pameran Komik Pertandingan Sepak Bola Pemuda Tiongkok-UEA dan Aksi Iklim diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Kebijakan untuk Lingkungan dan Ekonomi Kementerian Ekologi dan Lingkungan Tiongkok, Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Dubai, China News Network, dan BRI Koalisi Pembangunan Hijau Internasional, dan diselenggarakan bersama oleh Bank of China Cabang Dubai. (pt) 

  • UIN IB Padang Gelar Latihan Manajemen Penanggulangan Bencana

    UIN IB Padang Gelar Latihan Manajemen Penanggulangan Bencana

    Padang TIME | Dalam rangka upaya untuk menanggulangi bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadadpi potensi bencana Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang laksanakan pelatihan manajemen Penanggulangan Bencana ( Dosen dan Tendik) di ZHM Premiere Padang, 07 – 09 Desember 2023.


    Dalam kegiantan ini ada 3 orang narasumber terdiri dari BPBD Ir. Arta Firdaus jamal, M.Si, dengan materi Peran Pimpinan dalam Penaganan Darurat Bencana, Basarnas Padang ( Manajemen Penanggulangan Bencana) ,PMI Sumatera Barat (Manajemen Penangguklangan Bencana)

    Dalam hantarannya Kepala Biro AUPK Muhammad Fuad Nasar, M.Si mengatakan ,pada tahun 2024 UIN Imam Bonjol Padang akan membuat pusat mitigasi bencana, bagaimana upaya dalam melakukan investasi sosial dan kebijakan untuk mempersiapkan masyarakat dalam menanggulangi bencana, karena pada akhirnya harus bisa berada dalam kehidupan dimana setiap orang harus dapat menghadapi bencana dan cara penanggulangan bencana, contoh sangat dekat adalah erupsi gunung marapi yang menimbulkan korban, lanjut Ka Biro juga menegaskan perlunya ada mitigasi kesiapan masyarakat dalam hal ini.

    Awal tahun ini kita sudah menyiapkan UIN Imam Bonjol Padang sebagai Kampus
    Tanggap Bencana. Diharapkan UIN Imam Bonjol Padang dapat menjadi pionir dalam penanggulangan mitigasi bencana ini.

    Dalam sambutannya Dr. Yasrul Huda, MA. “Ini merupakan suatu proyek perubahan yang digagas oleh Biro AUPK, acara ini adalah bahagian dari rangkaian mulai dari sosialiasi. Sumatera Barat ini merupakan daerah dengan resiko bencana yang tinggi mulai dari gempa, tsunami, gunung yang statusnya aktif.”

    UIN Imam Bonjol Padang akan berkomitmen untuk menciptakan fondasi yang kuat untuk mencapai masyarakat yang lebih tangguh terhadap bencana. (pt)

  • PAD Meningkat, RSUD dr. Sadikin Kota Pariaman Terus Berbenah

    PAD Meningkat, RSUD dr. Sadikin Kota Pariaman Terus Berbenah

    Padang TIME | Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Sadikin Kota Pariaman meningkat dibandingkan tahun lalu.

    “Alhamdulillah, semakin hari, bulan dan tahun RSUD dr.Sadikin Kota Pariaman peningkatan PADnya cukup besar. Tahun 2023 target Rp. 3,4 Milyar dengan realisasi pendapatan  Rp. 4,88 Milyar pada Bulan September 2023. Namun pada anggaran perubahan target RSUD dr.Sadikin berubah menjadi 4,9 milyar”, ungkap Kadis Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah kepada tim Media Center Diskominfo Kota Pariaman di ruang kerjanya, Jumat (8/11).

    Nazifah optimis di akhir tahun 2023 ini pendapatan RSUD dr. Sadikin bisa mencapai 6 milyar.

    “Sebelumnya, RSUD. Dr. Sadikin Kota Pariaman ditarget Rp. 6 milyar sedangkan realisasi pendapatan hanya Rp. 4,1 milyar pada Tahun 2022”, ulasnya.

    Ia menjelaskan RSUD dr. Sadikin Kota Pariaman pada Tahun 2017 belum menjadi RSUD, masih Puskesmas Kampung Baru Padusunan dan ditingkatkan statusnya menjadi rumah sakit.

    “Pada tahun tersebut bangunan itu masih bangunan puskesmas. Setelah datang Covid-19 ditahun 2019 dibangun ruang isolasi bertekanan negatif. Pada pandemi Covid-19, RSUD dr. Sakidikin melayani pasien covid maupun pasien yang tidak terpapar covid”, terangnya.

    Lebih lanjut, Kadis Kesehatan ini menuturkan akan terus berbenah apalagi di tahun ini RSUD dr. Sadikin Kota Pariaman sudah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). “Kita terus berupaya untuk memperbaiki sarana dan prasarana maupun Sumber Daya Manusia (SDM),  kita lakukan reorganisasi, peningkatan dan pembinaan SDM serta peningkatan sarana dan prasarananya. Dulunya, rumah sakit ini sudah pernah mendapat dana DAK di tahun 2019, namun pembangunannya tidak berlanjut.

    “Alhamdulillah pada Tahun 2023 ini pembangunann bisa dilanjutkan. Semoga kontruksi ini bisa selesai ditahun ini. Kita juga berharap kepada Pemko Pariaman dan pemerintah pusat untuk menganggarkan lagi kelanjutan pembangunan rumah sakit ini”, sebutnya.

    Ia juga menambahkan bahwa rumah sakit ini masih tipe D dengan kondisi tempat tidur lebih kurang 50. Untuk meningkatkan ketipe C, kita harus mempunyai tempat tidur 100. Kalau tempat tidur ditambah maka ruangan juga harus ditambah. Kita punya ruang perawatan tersebut 10 untuk anak-anak, 10 untuk dewasa, ruang isolasi 1, ini artinya minim ruangan.

    “Sementara, ruangan isolasi yang dibangun ketika pandemi Covid-19, kita jadikan sekarang menjadi ruangan VVIP untuk ruang perawatan karena ruangannya sangat bagus, fasilitas lengkap dengan oksigen tertanam ke dinding dan alat kesehatan sudah permanen disana. Kedepan dengan sudah dilanjutkan pembangunan ruangan yang terbengkalai tersebut, insyaallah tahun ini empat (4) poli sudah bisa dimanfaatkan

    Di tahun 2024, kita mintakan dana DAK untuk membangun lagi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Kita harus mempunyai KRIS kedepannya, kalau tidak kita tidak bisa lagi bekerjasama dengan BPJS.

    “Selain itu, kita juga mendapatkan dana DAK sebesar Rp 5,3 Milyar, untuk membangun ruangan operasi yang lebih representatif. Karena ruangan operasi sekarang hanya satu, kecil dan belum representatif. Sementara untuk labor kita juga tingkatkan, di Tahun 2024 kita sudah mendapat anggaran untuk labor kesehatan masyarakat dengan anggaran Rp 16 Milyar yang direncanakan dibangun di By Pass Pariaman”, tuturnya.

    “Sedangkan SDMnya, kita selalu menambah tenaga medis, dokter spesialis, dan ditahun ini sudah masuk doktek THT, sebelumnya kita tidak punya, ini artinya akan menambah pelayanan. Kalau pelayanan ditambah, maka akan meningkat lagi PADnya”, tutupnya. (pt)

  • NCS mengumumkan kemitraan strategis dengan Google Cloud untuk mempercepat transformasi digital di Asia Pasifik

    NCS mengumumkan kemitraan strategis dengan Google Cloud untuk mempercepat transformasi digital di Asia Pasifik

    Padang TIME | NCS dan Google Cloud hari ini mengumumkan kemitraan strategis mereka untuk mempercepat transformasi yang dipimpin AI untuk organisasi sektor publik dan swasta di Singapura, Australia, dan kawasan Asia Pasifik (APAC) yang lebih luas.

    NCS juga telah mengintegrasikan keahlian Google Cloud di seluruh penawaran layanan dan timnya. Hal ini memungkinkan klien APAC memanfaatkan teknologi AI dan cloud untuk bertransformasi dan berinovasi dengan kecepatan dan skala yang lebih besar. Klien dapat memanfaatkan pengalaman dan kemampuan NCS yang luas serta tim Google Cloud APAC yang beranggotakan 100 orang untuk dengan percaya diri menavigasi seluruh spektrum inovasi, keamanan, dan transformasi AI.

    Kemitraan strategis yang dipimpin oleh Tom Bernadou selaku Global Google Alliance Lead di NCS ini menandai tonggak sejarah baru dalam kolaborasi antara kedua perusahaan. Organisasi kini dapat mempercepat transformasi digital mereka dengan memanfaatkan kemampuan Google Cloud dan layanan end-to-end NCS, sehingga menjembatani kesenjangan antara AI dan teknologi cloud. Penawaran terintegrasi ini akan membantu bisnis membuka peluang baru, meningkatkan operasional, dan tetap kompetitif di pasar yang berkembang pesat. Mereka juga akan dapat menerapkan kemampuan AI untuk pengambilan keputusan berbasis data, dengan cloud yang menyediakan infrastruktur untuk mendukung aplikasi AI dalam skala besar. 

    Howie Lau, Managing Partner, Corporate Development and Partnerships, NCS, mengatakan , “Kami melihat sebuah revolusi dalam pengalaman dan inovasi digital yang dipimpin oleh konvergensi AI dengan komputasi awan. Dengan menggabungkan keahlian integrasi sistem end-to-end NCS dengan Google Dengan teknologi AI dan cloud Cloud yang tepercaya, kami memberdayakan klien kami untuk memanfaatkan potensi transformatif AI dan cloud. Bersama-sama, kami akan bersama-sama menciptakan aplikasi bertenaga AI generasi berikutnya yang tangguh dan aman yang dibutuhkan klien kami untuk memajukan bisnis mereka dan dunia usaha. komunitas yang mereka layani. Kemitraan kami dengan Google Cloud tidak hanya akan mempercepat inovasi dan mempercepat waktu pemasaran, namun juga memungkinkan klien kami memanfaatkan pertumbuhan AI di kawasan APAC.”

    “Google Cloud berkomitmen untuk menyediakan cloud paling terbuka di industri, serta pengelolaan data tingkat perusahaan dan platform pengembangan AI, untuk membantu pelanggan mempercepat transformasi digital mereka,” kata Anthony McMahon, Managing Director, Partners and Alliances, Asia Pacific, Google Awan . “Melalui kolaborasi kami dengan NCS, organisasi dapat memanfaatkan infrastruktur dan layanan Google Cloud untuk mendukung kemampuan baru yang dapat meningkatkan operasional dan menciptakan nilai dunia nyata.”

    NCS adalah partner Premier untuk Google Cloud Platform dan Google Workspaces, yang menawarkan kepada klien berbagai layanan mulai dari Analisis Data hingga Infrastruktur dan Cyber ​​di seluruh rangkaian Google, termasuk Google Cloud, Workspace, Maps, dan Mandiant. Mendukung status Premier ini adalah Spesialisasi Mitra dalam Layanan Infrastruktur, Layanan Analisis Data, dan 15 Keahlian Mitra termasuk layanan ritel, kesehatan, pendidikan, dan keuangan.

    Sebelumnya pada bulan September, NCS telah mengumumkan kemitraan dengan spesialis keamanan siber terkemuka, Mandiant, yang kini menjadi bagian dari Google Cloud. Gabungan penawaran, pengalaman, dan kemampuan mendalam memungkinkan organisasi memanfaatkan pendekatan keamanan siber berbasis intelijen, didukung oleh aplikasi end-to-end dan layanan infrastruktur yang disediakan oleh NCS. Kemitraan ini juga memungkinkan klien untuk memanfaatkan satu titik kontak dan akuntabilitas, sehingga mempercepat ketahanan organisasi.

    NCS juga telah berinvestasi dalam pelatihan Google Cloud untuk lebih dari 200 personel sebagai Profesional Tersertifikasi Google Cloud, termasuk sertifikasi tingkat profesional di bidang Teknik Data dan Arsitektur Cloud. Jumlah ini merupakan tambahan dari tim Google Cloud APAC NCS yang beranggotakan 100 orang.

  • CTO SoftServe APAC Wen Huang Dihormati sebagai “Eksekutif Tahun Ini, Teknologi” oleh Singapore Business Review

    CTO SoftServe APAC Wen Huang Dihormati sebagai “Eksekutif Tahun Ini, Teknologi” oleh Singapore Business Review

    Padang TIME | SoftServe , penyedia layanan konsultasi TI dan digital terkemuka, dengan bangga mengumumkan bahwa Wen Huang, Chief Technology Officer SoftServe untuk wilayah Asia-Pasifik (APAC), telah menerima penghargaan “Eksekutif dari Penghargaan Tahun, Teknologi” dari Singapore Business Review (SBR).

    SBR adalah majalah bisnis terkemuka yang menawarkan wawasan dan analisis kritis mengenai tren bisnis, kebijakan ekonomi, dan berita perusahaan di Singapura dan kawasan Asia-Pasifik yang lebih luas. 

    SBR Management Excellence Awards adalah program penghargaan terhormat yang didedikasikan untuk memberikan penghargaan kepada para pemimpin bisnis paling luar biasa di Singapura. 

    Pengakuan Huang mencerminkan kepemimpinannya yang patut dicontoh dan pengakuan atas budaya kolaboratif dan visi strategis SoftServe yang mendorong pertumbuhan perusahaan dan kesuksesan klien di APAC.

    “Ketajaman strategis Wen telah mendorong pertumbuhan SoftServe di pasar APAC,” kata Presiden SoftServe APAC John King. “Dia telah membuat jejak yang tak terhapuskan di sektor teknologi di sini.”

    Huang mempelopori Quantum Bootcamp pada bulan Juli ini, bermitra dengan lebih dari selusin organisasi pemerintah dan swasta. Inisiatif ini menyediakan platform pembelajaran praktis bagi para pemimpin dan profesional teknologi masa depan sekaligus mengungkap misteri komputasi kuantum. 

    Kepemimpinan Huang dalam inisiatif ini menggarisbawahi komitmennya untuk memupuk budaya pembelajaran dan inovasi berkelanjutan, ciri-ciri utama yang diakui oleh penghargaan eksekutif SBR.

    Selain karyanya dengan Quantum, Huang juga berperan penting dalam mengembangkan kemitraan strategis dan membina talenta teknologi di Singapura, yang selanjutnya berkontribusi terhadap budaya keunggulan SoftServe. Fokus bimbingan dan pengembangan keterampilannya telah menarik para profesional dari perusahaan teknologi dan konsultasi paling bergengsi di dunia, memperkuat kemampuan SoftServe yang terkenal dan memperkuat posisi Singapura sebagai pusat teknologi global yang terkemuka.