Standar Pelayanan Minimum Agam Peringkat Dua se-Sumbar

0
300
PadangTIME.com | Standar Pelayanan Minimum (SPM) Kabupaten Agam berada dalam peringkat kedua terbaik se-Sumatera Barat (Sumbar) dengan nilai 96,17 %.
Nilai tersebut sekaligus membuat Kabupaten Agam meraih kategori hijau dari Kementerian Dalam Negeri sebagai salah satu dari 24 pemerintah daerah dengan keterisian pelaporan SPM diatas 80% per Agustus 2022.
Hal itu dibenarkan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Fauzi, S.STP. Dikatakan berdasarkan penilaian melalui e-SPM Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam, SPM Agam meraih persentasr 96,17 persen.
“Raihan tersebut menempatkan Kabupaten Agam sebagai tertinggi kedua di Sumatera Barat dengan presentase sebesar 96,17% setelah Kota Padang dengan presentase sebesar 97,17%,” sebutnya, Selasa (30/8) kemarin.
Menurutnya, prestasi ini merupakan wujud tingginya komitmen kepala daerah dalam pemenuhan SPM di Kabupaten Agam dan partisipasi OPD pengampu SPM. Hal ini juga buah manis kepatuhan pelaporan SPM setiap triwulan.
Fauzi menerangkan, SPM diatur dalum Permendagri 59 Tahun 2022. Pelaporan pelaksanaan penerapan SPM dilakukan per triwulan melalui aplikasi e-SPM.
Bahan evaluasi laporan SPM mencakup enam pelayanan yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, Tramtibumlinmas dan bidang sosial.
Kasubag Otoda Bag Pemerintahan sekaligus Pengendali Teknis Penginputan SPM, Fikri A Isman S.STP mengatakan raihan predikat hijau dari Kemendagri tidak terlepas dari pembentukan tim SPM yang mengacu pada amanat Permendagri 59/2021.
Melalui tim itu, rapat koordinasi dilakukan secara berkala dengan OPD pengampu SPM, memonitor pencapaian SPM masing-masing bidang, serta pelibatan camat dalam pelaksanaan dan pencapaian SPM di Kabupaten Agam.
“Kedepan, kami sedang mempersiapkan Rencana Aksi Daerah (RAD) Penerapan SPM di Kabupaten Agam dengan melibatkan seluruh tim dan sekretariat tim SPM,” ujar Fikri.
(pt/rh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini