Silaut Dan Lunang Berpotensial Jadi Kawasan Pengembangan Sapi  Ternak dan Kelapa Sawit

0
303
PadangTIME.com | Kecamatan Silaut dan Lunang sangat potensial untuk kawasan pengembangan program ternak sapi integrasi dengan areal perkebunan kelapa sawit. Hal itu merupakan langkah strategis dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Ya, kecamatan yang sangat potensial untuk pengembangan program ternak sapi integrasi dengan perkebunan kelapa sawit itu adalah Kecamatan Silaut dan Lunang. Pasalnya, dua kecamatan itu memiliki wilayah yang luas dengan ketersediaan pakan ternak yang memadai. Sedangkan perkebunan sawit juga terus berkembang di dua kecamatan tersebut,” ungkap Bupati Rusma Yul Anwar, Sabtu (20/8) di Painan.
Bupati mengatakan, terkait pengembangan program usaha peternakan sapi integrasi dengan perkebunan kelapa sawit, maka Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan diminta melakukan pembinaan secara intensif kepada masyarakat. Diharapkan program itu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Program integrasi usaha peternakan sapi dengan perkebunan sawit tersebut, kedepan mesti ditingkatkan. Lalu,  masyarakat yang berusaha di sektor peternakan dan perkebunan sawit itu harus diberikan pembinaan secara intensif oleh Dinas Pertanian,” pintanya.
Bupati menambahkan, selain Kecamatan Silaut dan Lunang, ada beberapa kecamatan lainnya yang juga potensial untuk pengembangan integrasi sapi dengan kelapa sawit seperti Kecamatan Linggo Sari Baganti, Ranah Pesisir, Lengayang dan Sutera.
Sementara itu Camat Silaut, Syamwil mengungkapkan, masyarakat sangat antusias mengembangkan program integrasi sapi dengan perkebunan kelapa sawit. Dampak secara ekonomi dari pengembangan program integrasi sapi dengan perkebunan kelapa sawit itu juga telah dirasakan masyarakat.
“Kecamatan Silaut memang sangat potensial untuk pengembangan program pengembangan ternak sapi integrasi dengan perkebunan kelapa sawit. Karena di kecamatan ini terdapat areal perkebunan kelapa sawit yang luas, sekaligus menjadi sumber pakan ternak. Kemudian ternak bebas merumput di areal perkebunan kelapa sawit tersebut,” jelas Syamwil.
(pt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini