padangtime.com – Perumda Air Minum Kota Padang resmi memulai Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun pada Sabtu (25/7/2026). Melalui proyek ini, perusahaan memperkuat sistem produksi air bersih sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan agar pasokan air kepada masyarakat menjadi lebih stabil, aman, dan berkelanjutan.
Sebelum pekerjaan fisik dimulai, Perumda bersama kontraktor PT Hutama Karya lebih dahulu melakukan berbagai persiapan sejak Selasa (21/7/2026). Tim memeriksa dokumen teknis, memverifikasi spesifikasi pekerjaan, serta mengecek seluruh material. Dengan demikian, pelaksanaan rehabilitasi dapat berlangsung lancar tanpa kendala akibat kekurangan material maupun hambatan teknis.
Kasubag Humas Perumda AM Kota Padang, Adi Zein, menjelaskan bahwa pengecekan material menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran proyek. Selain itu, perusahaan menargetkan seluruh pekerjaan selesai dalam waktu empat minggu sesuai jadwal.
Selanjutnya, pekerjaan difokuskan pada rehabilitasi dua unit accelerator di IPA Gunung Pangilun. Perbaikan tersebut mencakup pemulihan konstruksi, peningkatan fungsi peralatan, serta optimalisasi proses pengolahan air sehingga kapasitas produksi dan kualitas air terus meningkat. Karena itu, Perumda menilai proyek ini sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat keandalan layanan.
Selama proses rehabilitasi, sekitar 25.326 dari 40.876 pelanggan diperkirakan mengalami penyesuaian distribusi air. Meski demikian, Perumda menyiapkan layanan hidran umum dan mobil tangki air gratis bagi pelanggan yang terdampak penghentian aliran. Sementara itu, masyarakat diimbau menampung cadangan air, menggunakan air secara hemat, serta menghubungi Call Center 1500030 atau WhatsApp 0811-6691-23 apabila membutuhkan bantuan. (*)
















