Pemprov Sumbar Anggarkan 10% dari APBD Untuk Pertanian

0
1405
PadangTIME.com, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serius mengembangkan sektor pertanian sebagai sektor unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat salah satunya dengan mengalokasikan 10 persen APBD 2022 untuk sektor tersebut.
“Masyarakat Sumbar mayoritas adalah petani atau bergantung pada pertanian, karena itu kita mengalokasikan anggaran terbesar untuk sektor pertanian,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menyerahkan bantuan produk holtikultura kepada masyarakat di kelurahan Padang Sikabu Kecamatan Lamposi Tigo Nagari Kota Payakumbuh, Minggu.
Gubernur mengatakan anggaran tersebut dikucurkan pada masyarakat dalam bentuk  bantuan melalui lima OPD diantaranya Dinas Kehutanan, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Dinas Pangan serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Karena itu dia meminta petani dan peternak untuk memperkuat kelompok tani karena bantuan dan program pemerintah tidak bisa diberikan kepada perseorangan tetapi harus diberikan kepada kelompok.
Untuk Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima puluh Kota, Gubernur menilai tanaman jagung sangat memiliki prospek karena di daerah itu adalah sentra peternakan ayam.
“Secara umum untuk Sumatera Barat membutuhkan sekitar 1.600 ton jagung per hari untuk memenuhi kebutuhan pakan ayam sementara hasil produksi jagung di daerah itu belum mencukupi,” ujarnya.
Hal tersebut merupakan bukti bahwa tanaman jagung memiliki prospek pasar yang jelas sehingga petani tidak perlu khawatir tidak dapat menjual hasil panen.
“Kalau bisa pemerintah daerah menfasilitasi petani dan peternak untuk melakukan kesepakatan atau MoU. Peternak akan menerima jagung petani dengan harga wajar. Dengan demikian petani akan sejahtera sementara peternakan ayam juga tidak kekurangan jagung,” katanya.
Wakil ketua DPRD Sumatera Barat Irsyad Syafar mengatakan alokasi anggaran 10 persen untuk sektor pertanian pada APBD 2022 telah disetujui oleh DPRD.
Walikota Payakumbuh Riza Falepi menyebut pihaknya mendorong petani setempat untuk melakukan penanaman jagung dan padi varietas unggul untuk membantu meningkatkan pendapatan.
“Lahan lahan tidur atau lahan kritis di Payakumbuh akan kita arahkan untuk perkebunan jagung dengan pendampingan dan pembinaan dari pemerintah daerah melalui tenaga Penyuluh Pertanian,” katanya.
Dengan demikian produksi jagung di Payakumbuh akan meningkat dan bisa memenuhi kebutuhan pakan ayam untuk usaha peternakan di daerah itu dan Kabupaten Limapuluh Kota.
“Kita berterima kasih atas perhatian dan Prov Sumbar untuk sektor pertanian di Payakumbuh,” katanya.
Gubernur Sumbar, anggota DPRD, Walikota Riza Falepi, Sekretaris Daerah Ridha Ananda dan Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Depi Sastra lakukan penanaman jagung yang direncanakan seluas 7 hektar.
Gubernur juga menyerahkan 250 paket bantuan produk holtikultura kepada masyarakat di Kelurahan Sikabu Kecamatan Lamposi Tigo Nagori.
(pt/BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)
bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini