Peletakan Batu Pertama Pasar Serikat Lubuk Basung Anggota DPR RI Nevi Zuairina

0
824
PadangTIME.com | Revitalisasi Pasar Serikat Lubuk Basung, Kabupaten Agam mulai dilaksanakan. Ditandai dengan peletakan batu pertama oleh anggota DPR RI, Nevi Zuairina, Kamis (4/8).
Peletakan batu pertama revitalisasi pasar ini disambut antusias, yang dibuktikan kehadiran Sekdakab Agam, Edi Busti, Disperindagkop dan UKM Agam, ninik mamak, tokoh masyarakat dan pengurus pasar.
Revitalisasi pasar ini memanfaatkan dana APBN Tugas Pembantuan 2022 dari Kementerian Perdagangan, dengan nilai kontrak Rp2,3 miliar.
Proyek ini dikerjakan CV Prima Karya Abadi, dengan lama pengerjaan 150 hari kalender.
“Ini bentuk penyaluran aspirasi pada masyarakat, yang programnya bekerjasama dengan pemerintah, dalam hal ini adalah Kementerian Perdagangan,” ujar Nevi Zuairina
Dengan dilakukannya revitalisasi pasar ini, diharapkannya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat jadi lebih baik ke depan.
Sekdakab Agam, Edi Busti mengatakan, revitalisasi pasar ini sudah lama diimpikan masyarakat, terutama pedagang yang berjualan di pasar itu.
“Terima kasih pada ibu Nevi Zuairina yang telah berupaya membawa anggaran dari pusat untuk merevitalisasi pasar ini,” ucapnya.
“Selain miliki bangunan yang memadai, pedagang juga akan tertata dengan baik sesuai jenis dagangannya masing-masing,” katanya.
Sementara itu, Kabid Pasar Disperindagkop dan UKM, Riza Oktafiendi menyebutkan, dana Tugas Pembantuan ini diperoleh berkat usaha ibu Nevi Zuairina ke Kementerian Perdagangan.
Revitalisasi Pasar Serikat Lubuk Basung, Kabupaten Agam mulai dilaksanakan. Ditandai dengan peletakan batu pertama oleh anggota DPR RI, Nevi Zuairina, Kamis (4/8).
Peletakan batu pertama revitalisasi pasar di hadiri oleh Sekdakab Agam, Edi Busti, Disperindagkop dan UKM Agam, ninik mamak, tokoh masyarakat dan pengurus pasar.
Revitalisasi pasar ini memanfaatkan dana APBN Tugas Pembantuan 2022 dari Kementerian Perdagangan, dengan nilai kontrak Rp2,3 miliar.
Proyek ini dikerjakan CV Prima Karya Abadi, dengan lama pengerjaan 150 hari kalender.
“Ini bentuk penyaluran aspirasi pada masyarakat, yang programnya bekerjasama dengan pemerintah, dalam hal ini adalah Kementerian Perdagangan,” ujar Nevi Zuairina
Dengan dilakukannya revitalisasi pasar ini, diharapkannya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat jadi lebih baik ke depan.
Sekdakab Agam, Edi Busti mengatakan, revitalisasi pasar ini sudah lama diimpikan masyarakat, terutama pedagang yang berjualan di pasar itu.
“Terima kasih pada ibu Nevi Zuairina yang telah berupaya membawa anggaran dari pusat untuk merevitalisasi pasar ini,” ucapnya.
Menurutnya, pasar yang representatif akan berikan kenyamanan bagi pengunjung baik pedagang maupun konsumen.
“Pedagang juga akan tertata dengan baik sesuai jenis dagangannya masing-masing,” katanya.
Kabid Pasar Disperindagkop dan UKM, Riza Oktafiendi menyebutkan, dana Tugas Pembantuan ini diperoleh berkat usaha ibu Nevi Zuairina ke Kementerian Perdagangan.
(pt/rh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini