Ketua DPRD Sumbar : Kelangkahan Minyak Goreng Di Sumbar harus segera Diatasi

0
473

PadangTIME.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) meminta Pemerintah Provinisi (Pemprov) memastikan alokasi stok minyak goreng di Sumbar bertambah dari hasil produksi berbagai perusahaan lokal.

Menurut Ketua DPRD Sumbar Supardi, hal tersebut bertujuan mengatasi kelangkaan stok minyak goreng di pasar.  Pernyataan itu disampaikan saat rapat dengar pendapat bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar di Gedung DPRD Sumbar, Selasa (12/4/2022).

“Kita minta Pemprov agar bisa diperbanyak kuota untuk Sumbar. Minimal lebih dari 50 persen kuota itu,” ucap Supardi. Menurut Supardi , persoalan yang ada saat ini adalah kebanyakan stok minyak goreng di Sumbar disalurkan ke luar provinsi. “Kita dapat laporan minyak itu hanya sebagian kecil yang disebar di Sumbar dan sisanya dibawa ke luar, ini tentu tidak benar,” imbuhnya.

Ia mencontohkan salah satu perusahaan di Sumbar, yakni PT Incasi Raya bisa memproduksi sekitar 600 ribu liter minyak perhari, namun yang diberikan ke Sumbar sekitar 250 ribu liter.

Menurut politisi Partai Gerindra tersebut, seharusnya 80 persen minyak goreng yang ada di Sumbar dikonsentrasikan ke Sumbar, bukan ke luar provinsi.

Padahal, ia menilai banyak perusahaan besar yang memproduksi minyak goreng di Sumbar, sehingga seharusnya tidak mungkin terjadi kelangkaan. Persoalan selanjutnya yang disebabkan kelangkaan minyak goreng adalah terjadi kemahalan harga minyak goreng yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (tn).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini