Bupati Pasaman Sabar AS Terima Penghargaan Pembangunan Daerah

0
55

Metro Pada.com – Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025, Pemerintah daerah Provinsi Sumatera Barat gelar secara terintegrasi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJPD dan RKPD Provinsi Sumatera Barat sekaligus

Rembuk Stunting Tingkat Provinsi di Auditorium Hotel Pangeran Beach, Kota Padang, Kamis, 18 April 2024. Pada kegiatan tersebut, tampak hadir Gubernur Sumatera Barat, Fokopimda Provinsi Sumatera Barat Anggota  DPD Daerah Pemilihan Sumbar, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sumbar,Anggota DPRD Sumbar, Bupati Pasaman Sabar AS didampingi  beberapa kepala OPD terkait , dan Bupati  Wali Kota se Sumatera barat, ditambah undangan lainnya.

Pada Musrenbang tersebut juga diserahkan penghargaan Kategori Kabupaten Terbaik Harapan I untuk Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2024 kepada Kabupaten Pasaman yang diberikan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah. Bupati Pasaman Sabar AS usai acara tersebut kepada awak media mengatakan, Prestasi tersebut merupakan prestasi seluruh pihak terkait termasuk peran masyarakat dalam menyokong program pemerintah terutama Kabupaten Pasaman. Dalam hal ini, penghargaan tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi terhadap prestasi  pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan segala sektor , untuk itu dengan adanya penghargaan tersebut ,dapat menjadi motivasi bagi Pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pembangunan ,terutama yang menyangkut hajat hidup masyarakat. Terkait dengan penangan Stuntng yang juga termasuk agenda Musrenbang ini, untuk itu diperlukan komitmen yang kuat dari semua pihak, terutama para pemangku kepentingan untuk menekan sedemikian rupa agar kasus stunting bisa turun sebagaimana yang diharapkan.

Sabar AS juga  mengingatkan upaya penanganan stunting bukanlah tugas yang main-main. “Ini tugas serius, bahkan sangat serius. Karena ini menyangkut nasib dan masa depan Pasaman,” terangnya. “Terus terang, kita menyatakan prihatin dengan masih adanya kasus stunting,” ujar Sabar sambil berharap semua pihak meningkatkan kepeduliannya terhadap persoalan ini. (01)

bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini