Padang TIME | Bupati Agam, Dr H Andri Warman, MM mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Selasa (17/1).

Rakornas yang digelar di Sentul International Convention Centre dengan tema Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi tersebut dibuka langsung Presiden Joko Widodo.
Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak, baik pusat maupun daerah, sehingga pandemi Covid-19 dapat dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.
Pandemi Covid-19 kata presiden, menyebabkan perlambatan ekonomi di sejumlah negara. Namun, Indonesia mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang baik.
Pada kuartal III-2022 ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,72 persen dan di kuartal IV-2022 diperkirakan tumbuh 5,2 hingga 5,3 persen.
“Ini sebuah prestasi yang sangat baik sekali, karena di kuartal III kita bisa tumbuh 5,72 dibandingkan dengan negara-negara lain,” ujarnya.
Presiden Jokowi juga memaparkan, situasi global masih sangat tidak mudah untuk diprediksi. Seperti halnya inflasi yang masih menjadi momok semua negara.
Presiden Jokowi meminta seluruh kepala daerah dan Forkopimda se-Indonesia agar bersyukur lantaran Inflasi di Indonesia saat ini 5,5 persen.
Presiden Jokowi mengajak seluruh kepala daerah dan Bank Indonesia untuk bekerja keras menangani inflasi.
“Hari ini, di depan seluruh gubernur, bupati, dan wali kota yang hadir pada Rakornas Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Se-Indonesia, saya mengajak para kepala daerah dan Bank Indonesia untuk bekerja keras menangani inflasi ini,” ujarnya.
Bupati Agam, Dr H Andri Warman, MM mengatakan arahan dan instruksi Presiden Joko Widodo akan menjadi perhatian pemerintah daerah.
Dikatakan, kolaborasi pemerintah daerah dan Forkopimda di daerah itu sudah terjalin baik. Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu mengatasi persoalan inflasi, kemiskinan ekstrem dan stunting di daerah itu.

“Sesuai arahan presiden, pemerintah daerah bersama forkopimda berupaya  perekonomian rakyat di bawah bayang-bayang resesi dan inflasi ,” ujarnya. (rh/pt)

bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini