padangtime.com – Isu kekerasan seksual terhadap anak kerap menjadi topik yang sensitif sekaligus sulit disampaikan, terutama di lingkungan sekolah dasar. Upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak memerlukan pendekatan yang tepat.
Kesadaran akan pentingnya edukasi sejak dini inilah yang mendorong mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas melaksanakan program edukasi kekerasan seksual di SDN 13 Salak dengan metode yang inovatif dan ramah anak.
Program ini merupakan bagian dari program kerja jurusan Hukum yang dilaksanakan secara kolaboratif lintas jurusan. Kegiatan tersebut digagas dan dijalankan oleh Silvia Yunita Rachmawati (Hukum) selaku ketua kelompok, bersama anggota Nafisah Yasrul (Manajemen), Hafisna Sari Ahmad (Sastra Jepang), Putri Aisyah John (Teknik Elektro), Nadhiefa Ariella Ilham (Kimia), dan Muthia Putri (Farmasi). Kolaborasi ini menunjukkan bahwa isu perlindungan anak tidak hanya menjadi ranah ilmu hukum, tetapi juga membutuhkan dukungan perspektif multidisipliner.
“Sebagai mahasiswi KKN Universitas Andalas, saya menyadari bahwa tidak semua bentuk pengabdian masyarakat harus selalu hadir dalam format yang besar dan kompleks. Terkadang, perubahan justru dimulai dari hal sederhana: keberanian untuk membicarakan isu yang selama ini dianggap tabu, terutama ketika menyangkut anak-anak.” ungkap Silvia Yunita Rachmawati.



















