padangtime.com – PT Semen Padang terus memperkuat eksistensinya di pasar internasional. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, perusahaan semen pertama di Asia Tenggara itu mencatat ekspor semen dan klinker sebanyak 540.771 metrik ton (MT) ke sejumlah negara tujuan.
Negara tujuan ekspor tersebut meliputi Bangladesh, Maladewa (Maldives), Sri Lanka, dan Reunion Island. Capaian ini membuktikan konsistensi PT Semen Padang dalam menjaga penetrasi pasar global sekaligus memperluas jangkauan produknya di tengah persaingan industri semen yang semakin ketat.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan ekspor selama lima bulan pertama 2026 mencakup dua produk utama, yaitu klinker serta semen kemasan tipe Ordinary Portland Cement (OPC) 42,5 N dan OPC 52,5 N.
Menurut Win, Bangladesh masih menjadi pasar terbesar bagi produk ekspor PT Semen Padang. Negara di Asia Selatan itu menerima pasokan klinker sebanyak 440.383 MT atau sekitar 81 persen dari total ekspor perusahaan pada periode Januari–Mei 2026.
“Ekspor yang kami lakukan terdiri atas produk klinker dan semen. Untuk klinker, pengiriman terbesar ditujukan ke Bangladesh dengan volume 440.383 MT,” ujar Win Bernadino, Jumat (12/6/2026).
Selain Bangladesh, PT Semen Padang juga mempertahankan pasar di Maladewa dan Sri Lanka. Perusahaan mengirim 68.607 MT semen tipe OPC 42,5 N ke Maladewa. Sementara itu, ekspor ke Sri Lanka mencapai 20.501 MT untuk jenis semen yang sama.
PT Semen Padang juga memenuhi kebutuhan pasar di Reunion Island, wilayah seberang laut Prancis di Samudra Hindia. Perusahaan mengekspor 11.280 MT semen tipe OPC 52,5 N ke wilayah yang dikenal dengan julukan L’île Intense atau “Pulau yang Intens” tersebut.
“Jumlah semen yang kami ekspor ke Reunion Island sebanyak 11.280 MT,” kata Win.
Konsisten Perluas Pasar Internasional
Capaian ekspor lebih dari setengah juta ton dalam lima bulan menunjukkan kemampuan PT Semen Padang menjaga kualitas produk dan memenuhi kebutuhan pasar internasional yang memiliki standar beragam.
Berbagai proyek konstruksi dan pembangunan infrastruktur di negara tujuan memanfaatkan semen dan klinker produksi PT Semen Padang.
Aktivitas ekspor juga bukan hal baru bagi perusahaan. PT Semen Padang mulai mengekspor semen dan klinker sejak 1992 ke berbagai negara, seperti Myanmar, Kamboja, Taiwan, Bangladesh, Maladewa, Hong Kong, Nigeria, Filipina, Nepal, Singapura, Australia, dan Arab Saudi.
Selama lebih dari tiga dekade, perusahaan terus mengembangkan pasar luar negeri sebagai strategi meningkatkan daya saing dan menjaga keberlanjutan bisnis.
Perusahaan juga mengoptimalkan pasar ekspor untuk memaksimalkan kapasitas produksi serta memperkuat kontribusi terhadap industri semen nasional. Melalui ekspor, PT Semen Padang memperluas pangsa pasar sekaligus mendukung peningkatan devisa negara.
Sukses Tembus Pasar Australia
Salah satu tonggak penting dalam perjalanan ekspor PT Semen Padang terjadi pada 2016 saat perusahaan berhasil menembus pasar Australia. Saat itu, PT Semen Padang menjadi perusahaan semen pertama di lingkungan holding PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG yang mengekspor semen ke Australia.
Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa produk PT Semen Padang mampu memenuhi standar kualitas pasar internasional. Capaian itu juga memperkuat reputasi perusahaan sebagai produsen semen nasional yang memiliki daya saing global.
Dengan realisasi ekspor 540.771 MT hingga Mei 2026, PT Semen Padang optimistis dapat memperluas pasar internasional dan meningkatkan kontribusi ekspor sepanjang tahun ini.
Perusahaan berkomitmen menjaga kualitas produk, keandalan pasokan, dan pelayanan kepada pelanggan di berbagai negara. Melalui langkah tersebut, PT Semen Padang ingin tetap menjadi mitra terpercaya dalam mendukung pembangunan serta pertumbuhan sektor konstruksi di berbagai belahan dunia. (*)

















