Pemprov Sumbar Ingin Peran Niniak Mamak Bentengi Generasi Muda dari Pengaruh Negatif

0
811

padangtime.com – Staf Ahli Gubernur Sumatera Barat Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang, mengajak niniak mamak memperkuat peran dalam membina karakter generasi muda di tengah meningkatnya tantangan sosial. Ajakan itu ia sampaikan saat mewakili Gubernur Sumbar pada Penobatan Rajo Adat Aia Bangih di Rumah Gadang Rajo Aia Bangih, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (16/7/2026).

Menurut Jasman, penghulu tidak hanya memimpin kaum, tetapi juga membimbing anak kemenakan agar tetap berpegang pada nilai agama dan adat. Karena itu, peran tersebut menjadi sangat penting dalam menjaga masa depan nagari.

Selain itu, ia menilai degradasi moral generasi muda harus menjadi perhatian bersama. Rendahnya pemahaman terhadap agama dan adat, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, pengaruh media digital, masuknya budaya asing, serta lemahnya pengawasan keluarga menjadi faktor yang memperbesar persoalan tersebut.

“Kerusakan moral generasi muda sangat memprihatinkan. Jika mereka kehilangan arah, masa depan nagari ikut terancam,” ujar Jasman.

Lebih lanjut, Jasman menjelaskan bahwa falsafah Minangkabau menempatkan penghulu sebagai penjaga marwah kaum sekaligus pembimbing masyarakat. Bahkan, penghulu memiliki kewenangan memberikan sanksi sosial kepada anggota kaum yang melanggar norma adat demi menjaga ketertiban dan keharmonisan.

Di sisi lain, Jasman yang juga menjabat Sekretaris Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar menegaskan bahwa tanggung jawab penghulu melampaui kepentingan kaum. Oleh sebab itu, setiap penghulu harus menghadirkan keteladanan, memperkuat pendidikan karakter, serta membangun komunikasi yang erat dengan keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mendorong pelestarian adat dan penguatan peran niniak mamak sebagai fondasi ketahanan sosial. Dengan demikian, generasi muda diharapkan tumbuh berakhlak, berilmu, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. (adpsb/bud)

Baca Juga  Kasus MAN 3 Padang, Pemprov Sumbar Susun Langkah Rehabilitasi Lintas Sektor bagi ABH
* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini