AGAM — Suasana SMAN 1 Lubuk Basung terasa berbeda pada Senin (21/4). Di halaman sekolah, deretan pelajar tersenyum menyambut hadirnya program baru yang digagas Pemerintah Kabupaten Agam: Program Makan Bergizi Gratis.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Ia menjadi langkah awal dari cita-cita besar: membentuk generasi masa depan yang sehat, kuat, dan cerdas. Sekretaris Daerah Agam, Drs. H. Edi Busti, M.Si, hadir mewakili Bupati Agam dalam pencanangan program tersebut.
“Ini bukan soal makanan semata. Ini soal masa depan. Soal bagaimana adik-adik bisa belajar dengan perut kenyang dan pikiran tenang, tanpa membedakan ras, kasta, atau latar belakang,” ujar Edi Busti dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan para siswa.
Ia menyebut program ini sejalan dengan amanat konstitusi dan visi Presiden menuju generasi unggul. Bahkan, menurutnya, Kabupaten Agam punya alasan kuat untuk memimpin gerakan ini.
“Kita harus bangga, 50 persen pelopor kemerdekaan berasal dari Agam. Kini, tugas kita melahirkan pelopor masa depan,” tegasnya.
Tak hanya itu, program sekolah gratis juga akan segera diluncurkan sebagai pelengkap ekosistem pendidikan yang adil dan inklusif di Agam.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SPPG Yoza Masrini Putri turut memberikan apresiasi. Menurutnya, program ini merupakan titik terang dalam pembangunan manusia yang berkelanjutan.
Usai kegiatan di sekolah, Sekda dan rombongan melanjutkan kunjungan ke dapur umum penyedia makanan di Nagari Siguhung. Di sana, makanan bergizi untuk siswa-siswi disiapkan dengan standar kebersihan dan nutrisi yang ketat.
Dengan dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, camat, serta unsur pemerintah nagari, program ini diyakini akan mengubah wajah pendidikan dan kesehatan anak-anak di Kabupaten Agam. (pt)