Ungkap Potensi Sumbar, Audy Joinaldy Pikat Investor Qatar

0
377
ads
Padang TIME – Mendorong percepatan pembangunan ekonomi di Sumbar, Wakil Gubernur Audy Joinaldy memaparkan potensi Sumbar pada Webinar Internasional bertema “Promoting Qatar Investment in Indonesia: Challenges, Experiences, and Opportunities” melalui zoom in VIP room di BIM Airport , Rabu (30/3).
Pada kesempatan itu Wakil Gubernur Audy Joinaldy memaparkan berbagai macam potensi, baik dari sektor pariwisata, budaya dan pertanian yang menjadi peluang bagi Sumbar untuk memperluas jangkauan dunia usaha dan investor, serta menjalin kerjasama di berbagai aspek untuk kemajuan Sumatera Barat dan Indonesia.
Dengan luas 42 juta kilometer persegi, Audy optimistis Sumbar mampu menjawab peluang dan tantangan investasi serta kerjasama dengan investor dari Qatar.
Akses darat, udara, dan laut dalam menjangkau potensi yang tersebar di berbagai wilayah di Sumatera Barat juga sangat mendukung dan juga menjadi kunci dalam pengembangan sektor pariwisata, pertanian, dan budaya ke depan.
“Sumatera Barat memiliki berbagai potensi aspek yang mendukung investasi, seperti kekayaan sumber daya alam, sumber daya manusia yang berkembang, serta memiliki pasar halal dalam negeri yang besar dan berkembang pesat. Selain itu, dari segi akses, kami juga mudah dijangkau, terutama karena kami memiliki bandara berstandar internasional yang akan kami buka kembali. Kita juga memiliki Pelabuhan Teluk Bayur sebagai tempat ekspor-impor yang didominasi oleh Crude Palm Oil (CPO), karena Sumbar sendiri merupakan provinsi agraris,” kata Audy.
Selain pertanian dan destinasi wisata, Sumatera Barat juga memiliki masjid agung yang meraih penghargaan sebagai salah satu desain terindah di dunia beberapa bulan lalu, serta memiliki situs warisan dunia yang telah diresmikan oleh UNESCO di kota tersebut. Sawahlunto. Menurut Wagub, peluang investasi dan pengembangan di Sumbar masih sangat terbuka lebar, seperti di kawasan Mandeh, Kepulauan Mentawai yang masih membutuhkan pengembangan resort, kepulauan Cubadak dan masih banyak lagi.
“Peluang pengembangan resort di Sumbar masih terbuka lebar. Selain di pulau-pulau, kita juga memiliki perikanan yang bagus di sepanjang perairan, ini peluang besar karena jumlah tangkapan kita banyak, tetapi kapasitas tangkapannya masih kecil. masih kurang, dan olahan ikan segar yang bisa berupa ikan kaleng juga bisa menjadi peluang bisnis di Sumatera Barat,” lanjut Audy dalam paparannya.
Padahal dalam situasi pandemi Covid-19, di sektor pertanian baik kehutanan, perikanan maupun pertanian stabil, dan meningkat setiap tahunnya, hal ini juga tentunya menjadi daya saing Sumbar dalam membuka peluang investasi dan usaha.
“Sumatera Barat sendiri sangat terbuka untuk bekerjasama baik dalam peluang investasi maupun penawaran, baik dalam mengelola regulasi maupun kebijakan dengan Qatar, kami juga melakukan penyederhanaan untuk memudahkan investor menjangkau dan berbisnis di sini,” pungkas Audy dalam paparannya.
Dihadiri oleh CEO Qatar Investment Authority Mansoor Bin Ebrahim Al Mahmoud, anggota dewan KADIN Qatar Mohamed Bin Jawhar, serta CEO Indosat Ooredo Hutchinson Vikram Sinha dari pihak Qatar, menyambut baik dan menyampaikan ketertarikan pihaknya atas berbagai macam kesempatan dalam berinvestasi di Indonesia, khususnya di IKN dan juga Sumatera.
(Dinas Kominfotik Sumbar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini