Tahun Ketiga, Pemko Pariaman Serahkan BKK untuk SMA/SMK ke Dinas Pendidikan Sumbar

0
641
Padang TIME – Sesuai dengan visi dan misi Walikota Pariaman tentang wajib belajar 12 tahun, Pemerintah Kota Pariaman untuk ketiga kalinya melakukan MoU Penyerahan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi sekolah tingkat SLTA (SMK/SMK) dan SLB kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat.
Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Yota Balad didampingi Sekretaris Dikpora, Hertati Taher saat melakukan MoU penyerahan BKK dengan Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Barlius di ruang kerjanya, Senin (11/4/2022).
” Ini adalah tahun ketiga bagi Kota Pariaman menyerahkan BKK untuk SMA/SMK se-Kota Pariaman kepada pihak provinsi ,” ujarnya.
Yota menyebtukan bahwa program ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan, agar masyarakat punya pendidikan, punya pekerjaan sehingga punya nilai ekonomi yang baik bagi keluarga dan diri mereka sendiri.
Ia berharap agar anak-anak sekolah yang ada di Kota Pariaman untuk fokus belajar dan tidak memikirkan biaya pendidikan lagi, karena biaya pendidikan sudah ditanggung oleh Pemko Pariaman.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar,  Barlius mengatakan, hari ini kita melakukan perjanjian kerjasama dengan Pemko Pariaman tentang BKK untuk membantu anak-anak SMA/SMK di Kota Pariaman.
“Hal ini merupakan bentuk kepedulian Pemko Pariaman terhadap pendidikan SMA/SMK yang ada didaerahnya, dengan demikian teringankan beban orangtua yang harusnya membayar biaya sekolah ,” jelas Barlius.
Lebih lanjut dikatakannya, sebetulnya ini adalah wewenang Pemprov akan tetapi mengalami keterbatasan anggaran maka dibantulah oleh Pemko Pariaman.
Barlius menegaskan, tidak ada alasan lagi bagi masyarakat Kota Pariaman untuk tidak melanjutkan sekolah ke jenjang SMA/SMK, karena semua sudah ditanggung oleh Pemko Pariaman.
Kadis Pendidikan Sumbar ini berharap dengan adanya BKK ini angka partisipasi sekolah di Kota Pariaman semakin tinggi, karena masyarakat tidak terbebani lagi dengan biaya sekolah SMA/SMK.
“Kota Pariaman menjadi percontohan bagi daerah lainnya di Sumbar, ada 5 daerah yang mereplikasi program ini yakni Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang dan Kota Solok ,” jelasnya mengakhiri. (pt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini