PS128 Sukses Atasi Permasalahan Perilaku dan EmosionalPada Autism Spectrum Disorder (ASD)

0
1441

SAN DIEGO, padangtime.com
Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Research in Autism Spectrum Disorders melansir solusi yang penuh terobosan untuk gangguan perkembangan sistem saraf (neurodevelopmental disorder).

Penelitian ini merupakan riset pertama yang memakai teknik double-blinded, bersifat acak, serta memanfaatkan plasebo untuk mempelajari pengaruh sebuah varian probiotik terhadap perubahan pola perilaku anak-anak prasekolah yang berusia 2,5-7 tahun dengan autism spectrum disorder (ASD), secara khusus menyasar pada gut-brain axis (GBA).

Tujuan utamanya adalah menentukan efek metode pengobatan dengan melakukan
analisis lewat kuesioner tentang ASD, suasana hati (mood), dan gejala aktivitas pada berbagai jangka waktu setelah intervensi probiotik Lactobacillus plantarumPS128 (PS128).

Penelitian ini melibatkan 86 subjek yang dikelompokkan secara acak dengan rasio 1:1 menjadi “kelompok yang mengonsumsi PS128 pada tahap dini” (kelompok E) atau “kelompok yang mengonsumsi PS128 pada tahap lanjut” (kelompok L). Pada fase pertama, kelompok E mengonsumsi PS128, sedangkan kelompok L mengonsumsi plasebo selama dua bulan.

Pada fase kedua, semua subjek penelitian mengonsumsi PS128 selama jangka waktu dua bulan berikutnya. Penelitian ini mengungkapkan penurunan gejala kecemasan/depresi secara signifikan setelah subjek penelitian mengonsumsi dua kapsul PS128 per hari, menghasilkan sebanyak 6 × 1010 colony-forming unit, selama dua bulan. Kelompok L juga menunjukkan pemulihan signifikan setelah mengonsumsi PS128 selama dua bulan pada fase kedua.

Temuan tersebut mendukung gagasan bahwa intervensi PS128 dengan dosis tinggi dalam waktu singkat selama dua bulan secara efektif mengatasi internalizing issue dalam level tertentu pada anak-anak yang memiliki ASD.

PS128 telah teruji menjadi psikobiotik (psychobiotic) yang memiliki khasiat modulasi neurotransmiter (neurotransmitter modulatory). Bened Life menilai bahwa dampak positif PS128 dalam meringankan gejala ASD berkaitan dengan perubahan metabolisme dopamin dan serotonin pada otak.

Perspektif ini didukung penelitian sebelumnya yang menunjukkan pengaruh PS128 terhadap metabolisme dopamin dan serotonin pada beragam model subjek penelitian hewan pengerat. PS128 juga dapat meningkatkan khasiat ini berkat pengaruh potensialnya pada keberagaman mikrob.

Memanfaatkan Gut-Brain Axis (GBA) dalam Mengelola Gangguan Sistem Saraf

Hubungan kompleks antara sistem saraf dan sistem pencernaan dikenal sebagai GBA. GBA terdiri atas sistem saraf pusat (otak), sistem saraf pencernaan (usus), serta mikrobiom yang terdapat pada usus (mikrobiota) yang difasilitasi oleh sistem sirkulasi, sistem kekebalan tubuh, dan saraf vagus. Komunikasi dua arah antara otak dan usus terjadi melalui beragam kanal, termasuk sinyal saraf, molekul kekebalan tubuh, hormon, dan metabolisme mikroorganisme. Jaringan mutakhir ini membuktikan hubungan dinamis yang saling memengaruhi antara unsur saraf dan pencernaan.

Seseorang yang memiliki gangguan perkembangan sistem saraf seperti ASD kerap mengalami ketidakseimbangan neurotransmiter, khususnya hormon yang mendatangkan kegembiraan seperti serotonin atau aktivitas dopamin, kemungkinan akibat gut dysbiosis. Mengkonsumsi probiotik yang berkhasiat untuk system saraf seperti PS128 dapat membantu meringankan ketidakseimbangan tersebut.

Uji klinis sebelumnya yang melibatkan anak-anak dan remaja dengan ASD menunjukkan, penurunan pola perilaku neurologis yang berkaitan dengan ASD secara signifikan setelah mengonsumsi PS128. Sejumlah dampak positif lain juga dialami subjek penelitian yaitu menurunnya tingkat kecemasan dan atensi bersama, serta peningkatan kemampuan berkomunikasi.

Temuan lain menunjukkan bahwa PS128 dapat menawarkan manfaat lain dalam meringankan gejala attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) tanpa menimbulkan efek samping. PS128 berbeda dari kebanyakan obat-obat ADHD yang memiliki efek samping sehingga PS128 berpotensi menawarkan keunggulan dalam menghindari permasalahan tersebut.

Penurunan kadar dopamin berkaitan dengan agregasi ⍺-synuclein pada saraf otak
yang mengakibatkan berkurangnya saraf yang menghasilkan dopamin dan timbulnya
gejala awal motorik pada Parkinson’s disease (PD).

Selain metode pengobatan secara konvensional, penderita PD mengalami peningkatan fungsi motorik dan kualitas hidup setelah mengonsumsi suplemen PS128 selama 12 minggu. Khususnya, PS128 dinilai aman untuk dikonsumsi bersamaan dengan levodopa dalam dosis biasa dan obat-obatan lain.

Selain itu, dalam uji klinis tahap awal untuk PS128, penderita major depressive disorder mengalami penurunan dalam tingkat keparahan depresi.

Uji klinis terus berlanjut untuk mengungkap keunikan neurobiotik PS128 dalam gangguan kejiwaan, serta mengkaji hal-hal lain guna mendukung dan meningkatkan kesehatan mental. (pt)

bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini