Oleh : Rita Rahayu.
Dosen Fakultas Ekonomi Unand
PadangTIME.com – Rabu 22 September 2021 , Tim Pengabdi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas yang diketuai oleh Dr. Rita Rahayu, SE, MSi, AK, CA, AWP, CRA, CRP mengadakan kegiatan pelatihan pengelolaan keuangan bagi Pengelola BUMNAg di KecamatanKubung, Kabupaten Solok. Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Kubung yaitu Acil Fasra, S.IP, MM beserta perangkatnya dan juga hadir Pak Yusrizal, SE, MM sebagai Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa Kabupaten Solok.Kegiatan ini diikuti oleh pengelola BUMNag dari berbagai Nagari di Kecamatan Kubung.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangkapeningkatan pemahaman pengelolaan keuangan bagi pengelola BUMNAg di KecamatanKubungKabupatenSolok. Kegiatan ini disambut antusias oleh semua peserta, karena memang tida kdapat dipungkiri bahwa salah satu kendala yang dihadapi oleh BUMNag ini adalah kurangnya pemahaman pengelola BUMNAg dalam pengelolaan keuangan, termasuk didalamnya administrasi keuangan dan laporan keuangan. Padahal seperti kita ketahui, pemahaman tentang pengelolaan keuangan ini merupakan salah satu faktor penentu suksesnya sebuah usaha. Oleh karenaitu, kegiatan-kegiatan seperti ini sangat diperlukan oleh pengelola BUMNAg.

Ditambah lagi dengan keluarnya Peraturan Pemerintah No 11 tahun 2021 tenatang Badan Usaha Milik Desa yang salah satunya mengatur tentang kewajiban pertanggungjawaban pengelola BUMNAg berupa penyusunan laporan keuangan semesteran yang terdiri dari Laporan Laba Rugi dan Laporan Posisi Keuangan. Hal ini tentunya menjadi keharusan bagi pengelola BUMNAg untuk memiliki pemahaman yang memadai tentang pencatatan dan pengelolaan keuangan ini. Selainitu, dengan keluarnya Permendesa PDTT No 3 tahun 2021 yang mewajibkanseluruh Badan Usaha Milik Desa/Nagari untuk mendaftarkan BUMNAg mereka keSistem InformasiDesa (SID) Kemendes dan Kemenkumham, yang salah satu syaratnya adalah adanya proyeksi Laba Rugi tahun mendatang dan juga proyeksi posisi keuangan/neraca tahun mendatang serta proyeksi harga pokok penjualan tahun mendatang, yang kesemuanya hanya bisa disusun jika pengelola keuangan memiliki kemampuan memadai mengenai pencatatan dan pengelolaan keuanganini.
Berdasarkan penjelasan di atas, maka kegiatan ini menjadi sangat penting dan sangat dibutuhkan bagi pengeloa BUMNAg saat ini.

















