Pelayanan Air Bersih Perumda AM Padang Pulih 99 Persen Pascabencana Hidrometeorologi

0
445

padangtime.com – Pelayanan air bersih Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Padang kini hampir sepenuhnya pulih setelah bencana hidrometeorologi melanda Kota Padang dua bulan lalu.

Tingkat layanan tercatat telah mencapai lebih dari 99 persen. Meski demikian, tantangan baru muncul akibat pendangkalan sungai serta menurunnya debit air baku seiring memasuki musim kemarau.

Humas Perumda AM Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa beberapa instalasi pengolahan air mengalami penurunan debit karena menyusutnya aliran sungai.

“Sejak memasuki musim kemarau, debit air sungai memang mengecil. Intake yang terdampak di antaranya IPA Pegambiran, Paraku, Latung, dan Lubuk Minturun. Namun karena sempat turun hujan, dampaknya terhadap pelanggan tidak terlalu signifikan,” ujarnya, Jumat (11/2/2026).

Selain penyusutan debit, proses normalisasi sungai menggunakan alat berat juga menyebabkan meningkatnya kekeruhan air baku.

Kondisi tersebut turut mempengaruhi proses produksi air bersih, meski masih dalam pengendalian petugas di lapangan.

Adhie memastikan secara umum pelayanan telah kembali normal di sebagian besar wilayah. Hanya sekitar 0,3 persen pelanggan yang belum teraliri air secara maksimal dan masih dibantu melalui distribusi air tangki.

Wilayah yang masih menerima suplai air tangki antara lain kawasan Sisingamangaraja, Asrama Gantiang, Pancasila, dan Raya Kuranji.

“Pelayanan sudah pulih lebih dari 99 persen. Untuk wilayah yang belum teraliri optimal, kami terus suplai dengan mobil tangki sambil menuntaskan proses pemulihan,” katanya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelanggan yang terdampak pascabencana, Perumda AM Padang memberikan keringanan berupa pembebasan tagihan air dan retribusi sampah.

Kebijakan tersebut berlaku untuk tagihan bulan Januari yang dibayarkan pada Februari 2026.

“Bagi pelanggan yang belum teraliri air pascabencana, tagihan digratiskan termasuk retribusi sampah untuk periode tersebut,” jelasnya.

Perumda AM Padang juga terus mengoptimalkan intake yang sebelumnya dioperasikan secara darurat agar kembali berfungsi maksimal seperti sebelum bencana.

Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak serta menyiapkan cadangan air sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan distribusi sementara.

Dengan progres pemulihan yang hampir tuntas, Perumda AM Padang optimistis pelayanan air bersih akan kembali stabil sepenuhnya seiring perbaikan kondisi sumber air baku dan optimalisasi infrastruktur pascabencana. (pt)

* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini