Mardison Mahyuddin Terima Piagam Penilaian Kepatuhan Kota Pariaman Terhadap Pelayanan Publik

0
265
ads
Padang TIME – Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Sumatera Barat Yefri Heriani, S.Sos., M.Si. didampingi Melisa Fitri Harahap, SH, M.Kn lakukan kunjungan ke Kota Pariaman, dalam rangka penyerahan hasil “Penilaian Kepatuhan Kota Pariaman Terhadap Standar Pelayanan Publik” kepada Walikota Pariaman yang dalam hal ini diwakilkan kepada Walikota Pariaman. Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin.
Standar pelayanan adalah instrumen yang digunakan sebagai pedoman penilaian mutu pelayanan dan pelayanan, sebagai kewajiban dan janji penyelenggara kepada masyarakat, dalam rangka mutu, cepat, mudah, terjangkau dan mutu yang maksimal.
Dalam sambutannya di Ruang Rapat Walikota Pariaman Selasa (29/3), Mardison Mahyuddin mengatakan bahwa kehadiran Ombudsman di Kota Pariaman merupakan evaluasi awal dari perangkat daerah yang ada di Kota Pariaman untuk lebih meningkatkan standar pelayanan kami kepada masyarakat.
Standar pelayanan yang dimaksud adalah jenis pelayanan, syarat, tarif, prosedur dan waktu/lama pelayanan yang dilakukan. Komponen standar ini sangat penting, karena menjadi pintu masuk korupsi atau pun pemerasan. Bagi yang tidak mengumumkan tarif, pelaksana dapat meminta lebih/tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.
“Alhamdulillah, saat ini Kota Pariaman masuk dalam 10 besar penilaian kepatuhan, dan Kota Pariaman berada di peringkat 8 dari kabupaten/kota lain di Sumbar. Saya sangat mengapresiasi penilaian yang telah diberikan Ombudsman kepada Kota Pariaman, namun ini bukan hasil akhir,” kata Mardison Mahyuddin.
Ia berharap semua OPD yang ada bisa saling bersinergi, introspeksi diri sebagai OPD, sebagai Pimpinan OPD, karena sudah selayaknya kita membantu para pimpinan daerah, Pak Jenius Umar yang telah berusaha melakukan perubahan demi perubahan demi perubahan.
OPD yang membawa Kota Pariaman ke posisi 8 adalah DPMPTSP yang mendapat skor tertinggi 100 dengan 30 produk, DISDUKCAPIL dengan 10 mendapat skor tertinggi 92,26, DISDIKPORA dengan 11 mendapatkan skor rata-rata 64,87 dan DINKES dengan 10 produk mendapat skor tertinggi . rata-rata 19,10. (pt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini