Kota Pariaman Gelar Ujian PPPK untuk Jabatan Fungsional Guru Tahap II

0
773
PadangTIME.com – Kota Pariaman Gelar Ujian seleksi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) untuk Jabatan Fungsional Guru Tahap II. Sebanyak 303 orang honorer guru dari PAUD, SD, SMP sampai SMA, akan mengikuti ujian sampai 3 hari kedepan.
“Untuk hari ini, ada sebanyak 43 orang guru honorer, mengikuti ujian seleksi  pengadaan PPPK untuk jabatan fungsional guru pada pemerintah daerah Kota Pariaman, dari total sebanyak 303 orang yang telah terdaftar untuk mengikuti ujian ini,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Kanderi, ketika meninjau pelaksanaan ujian PPPK di SMA N 1 Pariaman, Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Selasa (7/12).
Panitia menyediakan 2 laboratorium komputer yang ada di SMA N 1 Pariaman, dengan Pelaksanaan ujian dibagi 2 shift, dimana untuk Sesi pertama, dimulai dari jam 7 sampai 10.50 dan Sesi kedua, dimulai pada jam 13 sampai 16.50.
“Peserta ujian seleksi PPPK ini, diikuti seluruh guru honorer, mulai dari PAUD, SD, SMP sampai SMA, yang terdaftar di Dapodik (Data pokok pendidikan), kemudian ada juga beberapa peserta yang lulusan tamatan pendidikan Guru atau lulusan prosesi guru,” ungkapnya.
Ujian seleksi pengadaan PPPK untuk fungsional guru ini dilaksanakan selama 4 (empat) hari, dimulai hari ini sampai 10 Desember 2021 mendatang, dengan jumlah peserta mencapai 303 orang.
“Untuk usia peserta maksimal berusia 59 tahun, dan minimal berumur 22 tahun, dengan ketentuan, bagi guru honorer diumur 50 tahun keatas, mendapatkan afirmasi soal sebesar 50 persen, yang berumur 35 tahun keatas sampai 49 tahun, mendapatkan afirmasi soal 10 persen, dan 35 tahun kebawah baru nilai murni,” tukasnya mengakhiri.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pariaman, Irmadawani menjelaskan bahwa sebelum memasuki ruang ujian, peserta tidak diizinkan untuk membawa Handphone, tas dan barang lainya ke tempat ujian, hal ini dilakukan agar peserta fokus untuk mengikuti ujian seleksi dan menghindari kecurangan, ulasnya.
“Ujian seleksi PPPK yang kita lakukan hari ini adalah untuk tahap II, dimana pada tahap I sudah dilakukan pada 14 September yang lalu, dimana formasi penerimaan untuk SD, Guru Agama Islam 14 orang, dimana telah lulus tahap I, 5 orang. Formasi Guru Kelas 41 orang, yang lulus tahap I, 14 orang, Formasi Guru PJOK, 10 orang, lulus tahap 1, 4 orang, sehingga dari 65 formasi guru SD, lulus di tahap 1 sebanyak 23 orang, sehingga tahap II ini kita membutuhkan 42 orang lagi,” jelasnya.
Sementara untuk formasi penerimaan SMP, belum ada yang lulus tahap I, dimana pada ujian seleksi tahap II ini, Formasi guru PPKN 2 orang, Formasi guru Seni Budaya 4 orang, Formasi guru TIK 13 orang dan Formasi guru BK 3 orang, total ada 23 guru SMP yang akan kita terima, terangnya.
“Penerimaan PPPK ini nantinya akan menjawab kekurangan guru yang ada di Kota Pariaman, sehingga kekosongan guru yang ada selama ini, dapat diisi oleh PPPK yang lulus seleksi hari ini,” tuturnya mengakhiri.
Peninjauan ujian seleksi PPPK ini, juga dihadiri oleh Sekretaris Dikpora, Hartati Taher, Kabid Dikdas Dikpora, Yurnal, Kepsek SMA N 1 Pariaman, Elfi Junaida dan Panitia serta pengawas ujian seleksi. (pt)
bebi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here