padangtime.com | Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus berupaya mempercantik kawasan Pantai Padang atau Tapi Laut (Taplau) sebagai salah satu ikon wisata unggulan daerah. Penataan kawasan ini ditargetkan selesai sebelum Lebaran Idul Fitri 2025.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, dalam rapat Penataan Pantai Padang yang digelar di Gedung Putih, Rumah Dinas Wali Kota Padang, pada Minggu (23/2/2025) malam.
Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Andree Harmadi Alagamar, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Didi Aryadi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Direktur PSM Alvino Martha, Ketua Baznas Kota Padang Yuspardi, Ketua Kadin Padang Irfan Amran, serta Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang.
Maigus Nasir dalam rapat tersebut menyoroti pembenahan kawasan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) di Taplau, khususnya di area yang berhadapan dengan Masjid Al Hakim. Selain itu, penataan trotoar juga menjadi prioritas agar masyarakat yang berolahraga merasa lebih nyaman dan lingkungan tetap bersih.
Ditegaskan, kawasan Pujasera harus dibuat lebih ramah, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan wisatawan, sehingga Pantai Padang semakin unggul sebagai destinasi wisata.
“Pembenahan Pujasera ini tidak hanya untuk memperindah kota, tetapi juga untuk meningkatkan kenyamanan para pengunjung. Trotoar akan dicat ulang, dan penataan kawasan ini ditargetkan dimulai sebelum Ramadan agar saat libur Lebaran nanti sudah bisa dinikmati dengan tampilan baru,” ujar Maigus Nasir.
Ia juga menambahkan bahwa Taplau memiliki nilai strategis karena berdekatan dengan Masjid Al Hakim. Oleh karena itu, kebersihan dan kualitas kawasan ini harus dijaga dengan baik. Selain itu, fasilitas umum seperti toilet akan diperbaiki, dan area “Medan Nan Bapaneh” akan diperindah agar lebih layak bagi pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, memaparkan bahwa penataan Pantai Padang, termasuk Pujasera, merupakan bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota Padang. Beberapa elemen yang akan diperbaiki meliputi kanopi yang akan diganti dengan material baja ringan, pembenahan bangunan, perbaikan toilet, serta penataan ulang titik-titik berjualan di kawasan tersebut.
“Kami ingin menciptakan kawasan yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga nyaman bagi pelaku usaha kecil di Pujasera. Dengan penataan ulang ini, diharapkan wisatawan semakin betah menikmati suasana Pantai Padang,” ujar Yudi Indra Syani.
Menurut Yudi, kawasan Pujasera Pantai Padang juga termasuk dalam zona wisata religi serta kawasan kuliner khas yang aman dan sehat, terutama saat libur Lebaran. Pemko Padang berharap bahwa dengan adanya pembenahan ini, kawasan ini tidak hanya menjadi tempat jajan, tetapi juga destinasi wisata yang lebih menarik dan nyaman untuk dikunjungi, terutama pada momen Lebaran.
Tak hanya Pujasera, perbaikan juga akan dilakukan pada dua unit toilet yang berada di dekat kawasan Tugu Merpati. Selain aspek infrastruktur, suasana islami di kawasan ini juga akan diperkuat, terutama selama bulan Ramadan, guna meningkatkan daya tarik wisata religi di Padang.
“Langkah-langkah ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang dalam menata kawasan wisata agar lebih nyaman dan menarik bagi wisatawan, terutama menjelang libur Lebaran,” ujarnya.
(Hariz/Taufik)
Baca Juga  Pemko Padang Berikan Santunan Rp15 Juta per Korban Terdampak Banjir
* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini